NGABANG, LANDAK NEWS – Pemerintah Kabupaten Landak menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026, bertempat di Halaman Kantor Bupati Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak Km 3, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Rabu (28/01/26), pagi.
Upacara yang dimulai pukul 07.40 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan Wakil Bupati Landak, Erani, S.T., M.T. bertindak selaku Inspektur Upacara. Peringatan HUT ke-69 Pemprov Kalbar tahun ini mengusung tema “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Ketua DPRD Kabupaten Landak Ezra Geovani, S.H., Dandim 1210/Landak Letkol Kav Andy Setyo Untoro, S.H., M.Han., Wakapolres Landak Kompol Saiful Bahri, S.I.P., M.Sos., perwakilan Ketua Pengadilan Negeri Ngabang, perwakilan Danyonarmed 16/TK, Sekda Kabupaten Landak Heri Adiwijaya, S.E., para asisten, staf ahli bupati, serta seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkab Landak.
Peserta upacara terdiri dari pleton Kodim 1210/Landak, Polres Landak, Satpol PP dan Damkar, BPBD Kabupaten Landak, ASN, mahasiswa Universitas Agustinus Hippo, serta pelajar SMA Negeri 1 Ngabang.
Dalam amanat Gubernur Kalimantan Barat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan bahwa Kalimantan Barat secara yuridis ditetapkan sebagai provinsi otonom pada 28 Januari 1957, yang kemudian menjadi tonggak sejarah lahirnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Momentum peringatan HUT ke-69 ini menjadi ajang refleksi atas perjuangan dan pengabdian para pendahulu, sekaligus amanah untuk melanjutkan pembangunan melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tema peringatan tahun ini menegaskan pentingnya sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi guna mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan, perbatasan, pedalaman, dan pesisir.
Amanat tersebut juga menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi, serta mengoptimalkan potensi daerah di tengah berbagai tantangan, termasuk keterbatasan fiskal akibat berkurangnya dana transfer ke daerah.
Gubernur Kalimantan Barat turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia usaha, akademisi, media, tokoh agama, tokoh adat, dan generasi muda atas kontribusi nyata dalam pembangunan Kalimantan Barat. (R)








