Home / Pemda Landak

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:11 WIB

MBG Didorong Nasional, Bupati Landak Tekankan Pemerataan Manfaat

Bogor, Landak News – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026. Program tersebut menjadi salah satu prioritas nasional untuk memperbaiki kualitas gizi anak dan mendukung peningkatan sumber daya manusia.

“Ini bukan sekadar memberi makan. Ini keputusan negara agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan siap belajar,” kata Presiden dalam arahannya kepada para kepala daerah, di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).

Pemerintah mencatat MBG telah menjangkau sekitar 55–60 juta penerima manfaat sejak 2025, dan ditargetkan meningkat hingga sekitar 80 juta penerima pada periode 2026–2027.

Presiden menekankan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pusat, tetapi sangat bergantung pada pelaksanaan di daerah.

“Yang paling sulit adalah memastikan makanan bergizi itu benar-benar sampai setiap hari, di seluruh wilayah,” ujarnya.

Baca juga  Khabib Sebut McGregor Lupa Kuasa Tuhan Usai Patah Kaki di UFC

Di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, program MBG telah berjalan bertahap. Sejumlah media lokal Kalbar mencatat sekitar 20 dapur MBG melayani lebih dari 48 ribu penerima manfaat, terdiri dari siswa berbagai jenjang pendidikan serta kelompok prioritas lain. Pelaksanaan tersebut masih terus dikembangkan sesuai kemampuan daerah.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyatakan dukungannya terhadap kebijakan nasional tersebut.

Menurut Karolin, MBG merupakan program strategis yang langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak.

“Program ini sangat baik dan ,-benar dirasakan oleh anak-anak yang membutuhkan,” kata Karolin.

Namun, Karolin menyebut karakter wilayah Landak yang luas dan tersebar menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelaksanaan. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menyesuaikan langkah-langkah di lapangan dengan kondisi yang ada.

“Kami terus berupaya agar cakupan MBG dapat diperluas secara bertahap dan terukur. Namun memang, harus ada pemerataan, untuk anak-anak di pedalaman dan desa-desa terpencil,” ujarnya.

Baca juga  Masak Lemang Masal, Dusun Tungkul Terbanyak

Ia juga menekankan bahwa perluasan program harus berjalan seiring dengan perhatian terhadap kualitas layanan.

“Program ini bukan soal cepat atau lambat, tetapi soal keberlanjutan dan manfaat jangka panjang,” kata Karolin.

Karolin berujar, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi kunci agar MBG dapat berjalan optimal. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mengikuti arahan pemerintah pusat sambil menyesuaikannya dengan kapasitas daerah.

“Yang terpenting, anak-anak mendapatkan asupan yang layak dan program ini bisa berjalan konsisten,” tutup Karolin. (***)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Wabup Heriadi dan Istri Ajak Gemar Makan Ikan

Pemda Landak

Kabupaten Landak Masih Kokoh Diposisi Kedua Porprov XII Kalbar 2018

Pemda Landak

Bupati Landak Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan Di Tingkat Desa

Pemda Landak

Pemkab Landak Gelar Sosialisasi dan Pembentukan Forum Komunikasi Germas

Pemda Landak

Pj. Bupati Gutmen Tinjau Sekretariat TP-PKK Kabupaten Landak

Pemda Landak

Bupati Landak Lantik BPD Re’es, Desa Miliki Keterwakilan Perempuan

Pemda Landak

Tim Dayung Siap Berikan Prestasi Terbaik Untuk Kabupaten Landak

Pemda Landak

Camat Ngabang Jadi Irup Detik-Detik HUT Proklamasi RI Ke-74 di SMKN 1 Ngabang
error: Content is protected !!