Ngabang, Landak News – Pemerintah Kabupaten Landak kembali menggelar operasi pasar murah dan penyaluran LPG bersubsidi 3 kilogram dalam rangka pengendalian inflasi daerah serta menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026.
Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan di halaman Masjid Agung Babul Ulum, Jalan Ilong, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Selasa (17/3/2026) pukul 09.00 WIB, dan berlangsung dengan tertib.
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa pasar murah ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat cenderung meningkat. Oleh karena itu, pemerintah menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya paket sembako, LPG 3 Kg seharga Rp20.000 per tabung, telur ayam Rp15.000 per paket, bawang putih Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, mentega Rp6.500 per pcs, tepung terigu Rp13.000 per kilogram, serta susu kental manis Rp12.500 per kaleng.
![]()
Selain itu, tersedia pula paket sembako berisi beras, gula, dan minyak goreng dengan harga Rp90.000 per paket.
Karolin menjelaskan bahwa harga bahan pokok biasanya mengalami kenaikan menjelang hari raya. Namun, Pemerintah Kabupaten Landak berupaya menekan dampak tersebut melalui kegiatan pasar murah.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pemerintah daerah mengalami pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sekitar Rp240 miliar.
Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen untuk melaksanakan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan pasar murah ini dapat terus dilaksanakan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pemerintah berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan di Kabupaten Landak. (LN)









