NGABANG, Landak News – Bupati Landak Karolin Margret Natasa membuka kegiatan sosialisasi pemanfaatan lahan Labos eks PT. Sinar Dinamika Kapuas untuk program ketahanan pangan, yang dirangkaikan dengan klarifikasi status hak pengelolaan lahan eks HGU PT. Kebun Aria. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Bappeda Landak, Senin (13/06/2026).
Dalam sambutannya, Karolin menegaskan pentingnya optimalisasi lahan tidur atau eks HGU agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Ia menyebutkan bahwa pemanfaatan lahan secara produktif akan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat serta kemandirian pangan di Kabupaten Landak.
“Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan kejelasan status lahan sekaligus mendorong pemanfaatannya secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain pemaparan materi dari para narasumber, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif antara peserta dan pemerintah, guna menyerap aspirasi serta menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat terkait pengelolaan lahan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala ATR/BPN Landak, Kepala Badan Bank Tanah, Kepala Bappeda Landak, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian beserta jajaran, Kepala Dinas PUPRPERA, Camat Kuala Behe, para kepala desa dan kepala dusun dari Desa Nyiin, Sekais, Mandor Kiru, Kersik Belantian, Tubang Raeng, dan Nyayum.
Selain itu, hadir pula Ketua DAD Kecamatan Kuala Behe, para temenggung, pasirah, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya. Diharapkan, melalui kegiatan ini tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan lahan demi kesejahteraan bersama. (LN)











