NGABANG, LANDAK NEWS – Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau tahun 2026, Kodim 1210/Landak bersama TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Landak, BPBD, Damkar, Satpol PP, instansi terkait, serta perwakilan perusahaan perkebunan memperkuat kesiapsiagaan melalui Apel Siaga Karhutla.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (10/8/2026) pukul 08.05 WIB, bertempat di Halaman Kantor Bupati Landak, Jalan Raya Ngabang–Pontianak Km. 3, Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.
Apel siaga digelar dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana sekaligus memperkuat langkah pencegahan serta pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Landak.
Kegiatan dihadiri Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, M.H., Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., Dandim 1210/Landak yang diwakili Pasi Ops Kapten Arm Fauzi Sirat, perwakilan DPRD Kabupaten Landak, Ketua Pengadilan Negeri Ngabang, Sekda Kabupaten Landak, Kepala BPBD Kabupaten Landak, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, jajaran Kepala OPD, para Camat serta Kepala Desa se-Kabupaten Landak.
Pasukan apel terdiri dari personel Kodim 1210/Landak, Polres Landak, Satpol PP, Damkar, BPBD, Dishub, ASN Kabupaten Landak serta perwakilan perusahaan perkebunan.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang selama ini terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Landak.
Apel siaga tersebut juga menjadi langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun 2026. Berdasarkan analisis BMKG yang disampaikan dalam amanat, terdapat indikasi berkembangnya fenomena El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Pimpinan apel menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan, khususnya pada wilayah yang memiliki kawasan gambut. Seluruh unsur yang tergabung dalam satuan tugas penanggulangan Karhutla Kabupaten Landak diminta untuk terus memperkuat koordinasi dan bergerak secara terpadu apabila terjadi kebakaran.
“Keberhasilan pengendalian kebakaran hutan dan lahan bukan hanya menjadi ukuran keberhasilan satu stakeholder, tetapi merupakan ukuran kemampuan Pemerintah Kabupaten Landak bersama seluruh unsur terkait dalam melindungi masyarakat, menjaga lingkungan hidup, serta menjamin keberlanjutan pembangunan,” demikian salah satu penekanan dalam amanat pimpinan apel.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla oleh pimpinan daerah bersama Forkopimda dan tamu undangan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh peralatan dan dukungan operasional siap digunakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Pasi Ops Kodim 1210/Landak Kapten Arm Fauzi Sirat menyampaikan bahwa Kodim 1210/Landak siap mendukung penuh upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Landak.
“Apel siaga ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan. Kodim 1210/Landak bersama TNI-Polri, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder akan terus memperkuat koordinasi serta meningkatkan kewaspadaan di wilayah yang memiliki potensi Karhutla,” katanya. (R)








