Home / Uncategorized

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Tak Kenal Lelah, Tim Gabungan Padamkan Karhutla 30 Hektare di Perkebunan PT Saraswati Agro Estate

NGABANG, LANDAK NEWS – Respon cepat ditunjukkan oleh Polres Landak bersama Polsek Ngabang dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di areal perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate, Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran yang berada di kawasan Blok G11, G12 dan G13 tersebut merupakan penanganan lanjutan setelah kebakaran sebelumnya terjadi pada Sabtu (22/8/2026). Api yang belum sepenuhnya berhasil dipadamkan pada hari sebelumnya kembali meluas, sehingga membutuhkan penanganan secara intensif dan terpadu.

Peristiwa Karhutla tersebut turut terpantau melalui aplikasi Lancang Kuning pada Minggu (23/8/2026). Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus pemadaman guna mencegah api semakin meluas.Sekitar pukul 13.00 WIB, tim gabungan Polres Landak dan Polsek Ngabang berangkat menuju lokasi menggunakan dua unit kendaraan dinas Polres Landak dan satu unit kendaraan dinas Polsek Ngabang.

Tim dipimpin Kasat Samapta Polres Landak AKP Zulianto dan melibatkan 14 personel Kompi 1 Siaga Polres Landak, lima personel Polsek Ngabang, dua personel BPBD Kabupaten Landak, tiga personel KPH Kabupaten Landak serta 15 personel tim pemadam kebakaran PT Saraswati Agro Estate.

Setelah menempuh perjalanan, sekitar pukul 15.15 WIB tim tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Kondisi medan menjadi salah satu tantangan karena lahan yang terbakar merupakan kawasan tanah gambut yang berpotensi menyimpan bara di bawah permukaan dan kembali memunculkan api apabila tidak dilakukan pendinginan secara menyeluruh.

Dengan mengerahkan personel gabungan serta unit pemadam kebakaran milik PT Saraswati Agro Estate, petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pengendalian api di sejumlah titik yang terbakar.

Baca juga  Pedagang Pasar Sayur, Disambangi Patroli Polsek Ngabang

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 19.15 WIB, api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dinyatakan terkendali. Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas lahan perkebunan kelapa sawit PT Saraswati Agro Estate yang terbakar sejak Sabtu (22/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026) diperkirakan mencapai kurang lebih 30 hektare.

Lokasi kebakaran diketahui cukup jauh dari permukiman warga sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun ancaman langsung terhadap rumah penduduk. Hingga proses penanganan selesai, korban jiwa dilaporkan nihil.

Sementara itu, sumber api hingga saat ini masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi lahan, sedangkan kerugian materiel akibat kebakaran masih dalam proses pendataan sehingga belum dapat ditaksir.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta AKP Zulianto, menegaskan bahwa penanganan Karhutla menjadi salah satu prioritas jajaran kepolisian, khususnya ketika ditemukan titik panas yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Begitu mendapatkan informasi adanya titik panas, personel langsung bergerak melakukan pengecekan dan penanganan di lapangan. Kami bersama seluruh unsur terkait berupaya semaksimal mungkin agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujar AKP Zulianto.

Ia menambahkan bahwa kondisi lahan gambut membutuhkan perhatian khusus karena api dapat merambat melalui bagian bawah permukaan tanah dan sewaktu-waktu kembali muncul meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.

Baca juga  Temui Satpam Perusahaan Kanit Binmas Beri Himbauan Kamtibmas

“Penanganan tidak hanya sebatas memadamkan api yang terlihat, tetapi juga memastikan tidak ada bara yang tersisa. Karena itu, proses pendinginan dan pemantauan tetap menjadi bagian penting setelah api berhasil dipadamkan,” tambahnya.

Polres Landak bersama Polsek Ngabang juga terus mengimbau masyarakat dan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Setiap informasi mengenai titik api diharapkan segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat sebelum kebakaran berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.

Manager PT Saraswati Agro Estate mengungkapkan apresiasi kepada seluruh personel gabungan yang telah bergerak cepat membantu proses pemadaman. Menurutnya, sinergi antara pihak perusahaan, kepolisian, BPBD, KPH, dan seluruh unsur yang terlibat sangat membantu dalam mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang telah bersama-sama membantu melakukan pemadaman. Sejak mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung mengerahkan personel dan unit pemadam kebakaran perusahaan untuk mendukung proses penanganan di lapangan. Kami berharap kondisi ini dapat segera benar-benar aman dan tidak terjadi kembali kebakaran di lokasi lainnya,” ungkapnya.

Manager PT Saraswati Agro Estate juga mengapresiasi respon cepat Polres Landak dan Polsek Ngabang yang langsung turun ke lokasi, serta mengimbau seluruh pihak untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut. (Tim Redaksi)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Forkopimcam Kecamatan Meranti Dan PT. NSA Gelar Apel Siaga Bencana Karhutla

Uncategorized

Satgas Covid-19 Kecamatan Sengah Temila Supervisi di Posko PPKM Desa Sidas

Uncategorized

Gandeng Puskesmas, Satgas Yonif 407 Berikan Penyuluhan Kesehatan Masyarakat Perbatasan

Uncategorized

Kapolsek Meranti Dan Anggota Melakukan Pengecekan Sarana Prasarana Penanggulangan Karhutla milik PT. PANP

Uncategorized

5 Kesalahan Diet yang Sering Dilakukan di Usia 40-an, Menurut Ahli Gizi

Uncategorized

Umat Nasrani Melaksanakan Ibadah Anggota Polsek Kuala Behe Mendatangi Gereja Yang Ada Di Kuala Behe

Uncategorized

Mahfud Bongkar Transaksi Janggal di Kemenkeu, Benny K Harman: Sudah Jadi Oposisi?

Uncategorized

Karol-Gidot, Solusi Kongrit Masalah Warga Pedalaman Kalbar
error: Content is protected !!