AIR BESAR, LANDAK NEWS — Jajaran Kodim 1210/Landak terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Landak.
Menindaklanjuti terdeteksinya hotspot, personel Koramil 1210-07/Air Besar bergerak cepat melakukan ground check sekaligus penanganan dan pemadaman titik api di wilayah Desa Engkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, Jumat (4/9/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan dan pengecekan di lapangan, ditemukan satu titik hotspot dengan klasifikasi sedang di Desa Engkanyar, Kecamatan Kuala Behe. Titik tersebut berada pada lahan dengan luas sekitar ±1 hektare.
Menindaklanjuti temuan tersebut, personel Koramil 1210-07/Air Besar langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap indikasi Karhutla, sehingga potensi kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas ke area lainnya.
Dalam kegiatan penanganan tersebut, sebanyak 4 personel TNI bersama 1 orang relawan terlibat dalam proses pemadaman. Personel menggunakan sarana yang tersedia, di antaranya 3 unit kendaraan roda dua, 1 unit HT, serta 2 unit mesin portable, untuk mendukung mobilitas dan proses pemadaman di lokasi.
Dandim 1210/Landak Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran Kodim 1210/Landak akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons dengan cepat setiap informasi terkait hotspot maupun Karhutla yang ditemukan di wilayah Kabupaten Landak.
“Setiap informasi mengenai adanya hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan. Kecepatan dalam melakukan ground check sangat penting agar titik api dapat segera diketahui kondisinya dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas,” tegas Dandim. (R)














