Home / Pemda Landak

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Gelar Sosialisasi Kebhinekaan, FPK Landak Ajak Masyarakat Rawat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045

Ngabang, Landak News – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Landak menggelar sosialisasi kebhinekaan bertema “Bhinneka Tunggal Ika: Spirit Harmonis Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045” di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti berbagai organisasi etnis yang ada di Kabupaten Landak dan dibuka Wakil Bupati Landak Erani yang mewakili Bupati Landak Karolin Margret Natasa.

Sejumlah narasumber hadir menyampaikan materi, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudporapar) Kabupaten Landak Pius Edwin, Kabag SDM Polres Landak AKP Teguh Pambudi, serta perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Landak.

Saat membacakan sambutan Bupati Landak, Erani mengatakan keberagaman suku, ras, agama, dan budaya merupakan kekayaan sekaligus kekuatan bagi Kabupaten Landak.

“Perbedaan suku, ras, agama, dan budaya di Kabupaten ini bukanlah sebuah kelemahan, melainkan kekayaan sejati dan kekuatan utama bagi kita,” kata Erani.

Menurutnya, semangat Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya menjadi semboyan yang melekat pada lambang negara, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

Ia menilai kerukunan dan harmoni dalam keberagaman menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas daerah. Stabilitas tersebut, lanjutnya, merupakan salah satu fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Tanpa adanya harmoni di tengah perbedaan, kita tidak akan memiliki stabilitas. Tanpa adanya stabilitas, mustahil kita dapat membangun daerah ini, apalagi melangkah mewujudkan visi besar bangsa ini, yaitu Indonesia Emas Tahun 2045,” ujarnya.

Baca juga  Bupati Landak Instruksi Dinkes Antisipasi Virus Pneumonia

Waspadai Polarisasi dan Intoleransi

Erani juga mengingatkan bahwa perjalanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Polarisasi di tengah masyarakat, penyebaran berita bohong, serta sikap intoleransi dinilai berpotensi mengganggu persatuan dan kerukunan masyarakat.

Karena itu, ia menilai sosialisasi kebhinekaan memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman terhadap Pancasila dan nilai-nilai toleransi, terutama di kalangan generasi muda.

Erani mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk bersama-sama menjaga perdamaian dengan mengedepankan dialog dan musyawarah ketika menghadapi perbedaan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk saling menghormati hak antarumat beragama maupun antarsuku serta membangun kolaborasi demi kemajuan Kabupaten Landak.

“Pemerintah Kabupaten Landak menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara ini,” katanya.

FPK Landak Dorong Landak Jadi Daerah Toleran

Wakil Ketua FPK Kabupaten Landak Yohanes Baptista Mbasa mengatakan sosialisasi tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antarsuku, etnis, dan kelompok masyarakat di Kabupaten Landak.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan sekaligus mencegah potensi gesekan sosial di tengah masyarakat yang memiliki latar belakang beragam.

“Pertemuan ini merupakan momen yang sangat strategis bagi kita untuk bersama-sama merawat kerukunan, mengukuhkan persaudaraan antara suku, etnis, dan adat istiadat, serta mencegah potensi gesekan sosial di tengah masyarakat yang sangat heterogen ini,” kata Yohanes.

Baca juga  Kadis Perkebunan Pensiun, Karolin : Beliau Sudah Berkontribusi Memajukan Kabupaten Landak

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan rumah bersama yang harus dijaga dengan Pancasila sebagai fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Yohanes juga mengungkapkan bahwa FPK Kabupaten Landak sebelumnya menerima kunjungan 15 orang dari FPK Kota Singkawang. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi FPK Landak untuk bertukar pengalaman dan mempelajari berbagai upaya dalam membangun toleransi serta kerukunan masyarakat.

“Kita tahu bahwa Kota Singkawang itu dijuluki sebagai kota tertoleran nomor 2 di Indonesia,” ujarnya.

Ia berharap semangat toleransi yang berkembang di Kota Singkawang dapat menjadi inspirasi bagi Kabupaten Landak untuk terus memperkuat kerukunan antarmasyarakat.

“Mudah-mudahan kita berharap, kita berdoa semoga Landak menjadi kota tertoleran nomor 3 di Indonesia,” katanya, yang disambut tepuk tangan peserta.

Yohanes menambahkan, menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Landak untuk terus memperkuat persaudaraan, menghargai perbedaan, dan bekerja sama mendukung pembangunan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Marilah kita merawat rumah besar ini dengan sebaik-baiknya, kita menjaga, kita mempererat tali persaudaraan di antara kita,” pungkasnya. (oNe)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Buka Kegiatan Operasi Pasar Murah di Ngabang

Pemda Landak

Bupati Karolin Hadiri Wisuda ke-III FKIP UKSA Hippo

Pemda Landak

Menindaklanjuti Imbauan Bupati Landak, DPPKP Landak Gelar Vidcon

Pemda Landak

Bupati Landak Monitoring Pelaksanaan Pembelajaran Selama COVID-19 LANDAK- Akibat pandemi Corona

Pemda Landak

Gerak Jalan Santai HUT Pemda Landak Meriah

Pemda Landak

Iskhak Dapat Lencana Kehormatan Pembina Pusat RAPI

Pemda Landak

Sekda Landak Buka Simulasi Pembentukan Produk Hukum Daerah Dan Propemperda Kabupaten Landak

Pemda Landak

Paguyuban Jawa Kabupaten Landak Adakan “Grebek Suro 2019”
error: Content is protected !!