Home / Nasional

Jumat, 16 Juni 2017 - 22:52 WIB

Cabut Bendera Brigade Beringin, Sejumlah Preman Tembakan Senjata Api


Anggota polisi ketika di TKP.  (R) 

JAKARTA, LANDAK NEWS – Aksi premanisme menggunakan senjata api kembali terjadi di Jakarta, Jum’at (16/6). Kali ini, kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, di Jalan Anggrek Neli, Kemanggisan, Jakarta Barat disatroni sejumlah orang. Mereka mencopot atribut Partai Golkar yang dipasang dalam rangka persiapan buka bersama dan santunan yang digelar Sabtu (17/6).

Aksi itu terjadi sekitar pukul 15.30. Sejumlah orang tak dikenal mencopot bendera Satgas Khusus Partai Golkar, Brigade Beringin yang dipasang sekitar kantor DPP Golkar. Saat tiga sekuriti menanyakan aksi pencopotan itu satu diantara mereka menembakan senjata api ke udara.

Baca juga  Tiga Tahun La Nina Bersambung, Banjir Mengepung Tanah Air di Tengah Kemarau

“Saat ditegor dan ditanya siapa mereka, lalu ada yang menembak sebanyak 10 kali, ke udara ada yang ke seng juga,” kata Ketua Brigade Beringin Avner Raweyai saat ditemui di Markas Polres Jakarta Barat

Avner bersama kuasa hukumnya melaporkan kejadian itu ke Polres Jakarta Barat. Selain itu, pihaknya juga membawa beberapa barang bukti seperti beberapa selongsong peluru, kayu dan bendera yang dirobek.
Avner menambahkan, sekuriti sempat menanyakan asal muasal para sekelompok orang berbadan gempal itu. Mereka mengaku disuruh salahsatu petinggi Angkatan Muda Partai Golkar berinisial MR.

Baca juga  Dirjen Polpum Kemendagri Ajak Forkopimda Kota Bekasi Aktifkan Siskamling

“Saat saya telusuri MR mengakui itu dan dia mengaku disuruh petinggi Partai Golar berinisial AZS,”‘ ujarnya

Selesai membuat laporan, Satreskrim Polres Jakarta Barat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) “Saya berharap polisi bisa mengusut kasus ini. Dan Partai Golkar bisa memberikan sanksi ke oknum internal yang terlibat,” ujarnya.  (R)

Share :

Baca Juga

Nasional

Amnesty Dukung Tuntutan Warga Eksil Agar Pemerintah Minta Maaf

Nasional

Setahun UU Cipta Kerja, Gelombang Penolakan Belum Berhenti

Nasional

Kondisi Rumah Sakit di Yogya Gawat Darurat

Nasional

Komnas Perempuan: Mendesak, Perbaikan Sistem Pembuktian Kasus Kekerasan Seksual

Nasional

Polisi Duga Putri Pj Gubernur Papua Pegunungan Diperkosa Sebelum Meninggal

Nasional

IKN Terkini: Jokowi Tak Jadi Pindah Juli, Pembangunan Akan Disetop Sementara

Nasional

Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Nasional

Wapres: 605 Tokoh Islam Meninggal Sepanjang Pandemi
error: Content is protected !!