Home / Kalbar

Kamis, 17 Agustus 2017 - 19:51 WIB

Irup HUT RI ke 72 Gubernur Cornelis Pamit, Warga Kalbar Tetap Jaga Persatuan

Gubernur Menyerahkan Bendera Merah Putih kepada pembawa bendera merah putih. Pada apel HUT RI Ke-72 di Pontianak, Kamis (17/08/17). (Foto: Hen)

PONTIANAK, LANDAK NEWS – Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis memimpin upacara HUT ke-72 RI untuk terakhir kalinya, setelah 10 tahun jabatannya sebagai kepala daerah diprovinsi itu.

“Upacara bendera memperingati HUT RI tahun 2017 ini merupakan yang terakhir bagi saya untuk menjadi pemimpin upacara, setelah 10 tahun berturut-turut saya menjadi inspektur upacara di kantor gubernur ini,” kata Cornelis, saat menyampaikan sambutan pada upacara HUT ke-72 RI di Pontianak, Kamis (17/8).

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalbar dua Periode itu menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, terutama untuk masyarakat Kalbar, jika dalam memimpin provinsi itu selama 10 tahun, masih ada daerah yang belum terbangun dengan maksimal.

“Sesuai dengan tugas saya sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mewujudkan pembangunan disemua lini, sesuai dengan sila kelima Pancasila dan semangat kemerdekaan. Namun, jika ada yang merasa pembangunan masih belum maksimal, saya meminta maaf,” tuturnya.

Meski demikian, selama dirinya menjabat, angka kemiskinan di provinsi itu jauh menurun dan indeks pembangunan di Kalbar juga kian meningkat.

“Untuk mengisi kemerdekaan ini, mari kita sama-sama bekerja, bekerja bersama dan terus bekerjasama dalam membangun. Ini tentu juga sangat diharapkan oleh para pendaulu kita, khususnya para pejuang yang telah mengorbankan harta dan jiwa mereka dalam merebut kemerdekaan ini,” katanya.

Baca juga  Pemkot Pontianak Memperbanyak Taman

Gubernur Kalbar Cornelis berharap, masyarakat bisa terus menjaga keragaman budaya di Kalbar. “Kita sudah berkumpul ratusan tahun di Kalbar, ada Suku Dayak, Tionghoa, Melayu, dan Jawa. Jadi, jangan mau dipecah-belah oleh segelintir orang yang tidak ingin kita bersatu,” katanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, warga Kalbar harus menjaga persatuan dan kesatuan. Pada kesempatan itu, Cornelis juga berpamitan kepada masyarakat Kalbar karena masa jabatannya akan berakhir pada Januari 2018.

“Saya bersama pak wakil gubernur mohon maaf jika ada kekurangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kami selaku gubernur dan wagub, tak terasa, saya sudah 10 tahun jadi Inspektur Upacara HUT RI disini, dan ini yang ke 10 kalinya saya Irup,” ungkap mantan Bupati Landak itu.

Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, dirinya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua elemen masyarakat. Dirinya juga memohon maaf, apabila dalam 10 tahun memimpin Provinsi Kalbar dan masih terdapat tugas dan tanggung jawab yang belum terlaksana dengan sebaik-baiknya, dan belum mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai dengan Pancasila yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyak Indonesia, namun, angka kemiskinan sudah menurun, pertumbuhan ekonomi kita diatas rata-rata nasional. “Ini semua berkat kerjasama yang baik, dan kita bekerja dan bekerja,” ucapnya lagi.

Baca juga  Pemilih Pemula di Pontianak Utara Yakin Karolin-Gidot Pantas Dan Layak Pimpin Kalbar

Cornelis juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada tiga matra TNI dan Polri yang sudah bekerja keras membantunya dalam mewujudkan kedamaian di Kalimantan Barat selama sepuluh tahun terakhir. “Berkat kerja keras rekan-rekan dari TNI dan Polri, masyarakat Kalbar selama ini bisa hidup dengan aman, tentram dan damai. Ini tentu harus dipertahankan, karena dalam membangun, dibutuhkan situasi yang kondusif tentunya,” kata Cornelis.

Upacara peringatan HUT RI 72 ini dengan Komandan Upacara Letkol Marinir Abidin, dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), dan diikuti Aparatur Sipil Negera (ASN) Provinsi Kalbar, dan aparat TNI dan Polri.

Upacara berlangsung dengan khidmat sesaat sirene dan meriam karbit dibunyikan, dan Ketua DPRD Kalbar M Kebing L membacakan Teks Proklamasi, serta 28 Anggota yang tergabung dalam pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) membentuk formasi untuk mengibarkan bendera merah putih.

Siswi SMAN 1 Ngabang, Landak, Resti Hotmauli Manihuruk dipercaya membawa bendera merah putih. Pasukan pengawal bendera adalah dari gabungan, Kodam XII/Tpr, Lantamal XII, Lanud Supadio, dan Polda Kalbar dengan komandan kompi Paskibra Kapten Mar Aji Purnomo.

Yang bertindak sebagai pengibar bendera adalah Aditya Duta Hariadi dari SMAN 1 Pontianak, Ewald Ruskananda Mahesa dari SMA Don Bosco Sanggau, Angga Samudera dari SMA 2 Singkawang. (Hen)

 

Share :

Baca Juga

Kalbar

Untan Gandeng Korsel, Kembangkan Limbah Cair Sawit Sumber Energi

Kalbar

Gubernur Kalimantan Barat Dukung Penuh Kegiatan Bubor Paddas KMKS 2025 dan Silaturahmi Akbar Mahasiswa Sambas

Kalbar

Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba, Persit Kartika Candra Kirana Daerah XII/Tanjungpura Gelar Ikrar Anti Narkoba

Kalbar

MUI Singkawang Imbau Tak Ada SARA Saat Pilkada

Kalbar

Satlantas Polres Sanggau Lakukan Diversi Kecelakaan Lalu Lintas Melibatkan Anak Dibawah Umur

Kalbar

Penjelasan PT Pupuk Indonesia terkait Kekosongan Pupuk Bersubsidi di Landak

Kalbar

Puas Dengan Kerja Cornelis, Mantan Ketua IKBM Kalbar Harapkan Karolin Jadi Gubernur

Kalbar

Karolin Ajak Generasi Muda Untuk Aktif Melestarikan Budaya
error: Content is protected !!