Wakil Gubernur Kalimantan Barat Cristiandy Sanjaya, didampingi istri. Sebelum meresmikan Gereja Dayak Borneo Ngabang. (Foto: One)
NGABANG, LANDAKNEWS– Wakil Gubernur Kalimantan Barat Cristiandy Sanjaya meminta kepada masyarakat bisa mengawasi anaknya agar tidak terjerumus ke Narkotika.
“Tolong anak-anak kita dijaga jangan sampai anak kita terjerumus ke Narkoba itu paling bahaya luar biasa. Bahkan pak Presiden bilang kita sudah darurat Narkoba. Kalbar juga darurat Narkoba, ” kata Cristiandy Sanjaya, disela-sela peresmian Gereja Dayak Borneo (GDB) Ngabang, Rabu (06/12).
Daerah perbatasan Entikong, berapa tempat ada berkilo-kilo ditangkap membawa Narkoba. “Contoh pil PCC sebagai jenis Narkoba di Solo. Ini kota pak Presiden kita. Bayangkan produksinya saja dalam 1 hari mencapai 9 juta butir. Berapa orang yang pakai, ” katanya.
Cristiandy Sanjaya mendapat data resmi BNN Kalbar ada 5 juta lebih pemakai. Tapi data terakhir informasi istana negara ada 40 juta dan ini rasional. Ada pabrik 9 juta perhari dan perbulan sudah berapa juta, pemakai 40 juta.
“Bisa ngak anak anak TK kita terkena Narkoba? bisa lho melalui permen yang dibeli anak-anak. Mengapa ini bisa terjadi?, memang ini merupakan sendikat untuk meracuni generasi muda kita. Makanya anak kita harus dijaga dan jangan kita lengah, ” tegas Cristiandi Sanjaya.
Oleh: One








