Home / Kalbar

Rabu, 3 Januari 2018 - 02:02 WIB

Resmikan Gereja Pancasila, Gubernur Cornelis : Jaga Kekompakan dan Toleransi

Rangkaian Kegiatan Gubernur Kalbar dalam rangka meresmikan Gereja MRPD jalan Pancasila Pontianak. 1 Januari 2018. (Foto: Hentakun)

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengingatkan masyarakat Kalimantan Barat agar tetap menjaga kekompakan dan toleransi umat beragama, karena ditahun 2018 ini akan banyak tantangan yang akan dihadapi.

“Kita membangun daerah tidak bisa sendiri. Jadi harus ada kekompakan dan kerjasama yang terjalin baik mulai pusat sampai tingkat desa, “ujarnya ketika meresmikan Gereja Katolik Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Jalan Pancasila Kota Pontianak, Senin (1/18).

Peresmian dihadiri ratusan umat kristiani, pejabat di lingkungan Pemprov Kalbar dan Kota Pontianak serta sejumlah anggota DPR RI.

Menurut Cornelis keberadaan gereja berfungsi sebagai rumah ibadah untuk membangun kualitas keimanan umat, sehingga tokoh umat terutama kalangan kristiani agar membuka diri dan mau bekerjasama dengan pemerintah untuk mensukseskan pembangunan di segala bidang.

Baca juga  Inilah Yang Dilakukan Tim Porad Kodam XII/Tpr di Malam Hari

Selain itu dirinya mengharapkan Gereja sebagai tempat ibadah agar digunakan untuk berdoa kepada Tuhan dan kegiatan rohani lainnya untuk meningkatkan keimanan.

Orang nomor satu di Kalbar itu juga mengingatkan agar tetap menjaga toleransi antar umat beragama, karena agama diturunkan untuk meningkatkan peradaban manusia supaya lebih baik. Agama bukan untuk menciptakan ketegangan dan keributan tapi untuk menciptakan perdamaian.

Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus, mengatakan bahwa gereja MRPD adalah gereja katolik termegah ketiga setelah Katedral Santo Yosep Pontianak, Katedral Sintang yang dibangun jaman Gubernur Cornelis. Uskup Agus juga mengapresiasi Cornelis yang selain membangun gereja juga membangun tempat ibadah umat agama lain yang tidak kalah representatif.

Ketua umum pembangunan Gereja MRPD dr. Karolin Margret Natasa mengungkapkan, berdirinya Gereja Katolik Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Pancasila di Jalan Pancasila, Pontianak, tidak terlepas dari kerja keras swadaya jemaat dan panitia pembangunan, saat ini sudah bisa diresmikan dan bisa menampung 1000-1500 umat.

Baca juga  Pilkada 2018-Karolin Jadikan Desa Sebagai Penyangga Ekonomi Kota

Bupati Landak itu menjelaskan, secara keseluruhan proses pembangunan memakan waktu kurang lebih empat tahun. Secara aktif, proses prosesnya sendiri sekitar dua tahun, sejak pemancangan tiang pembangunan pada Mei 2015 oleh Gubernur Kalbar Cornelis.

“Dari Rp37 miliar, Rp 30 miliar merupakan bantuan dari Bapak Gubernur Kalimantan Barat. Sisanya merupakan swadaya umat dan bantuan para donatur serta sumbangan dari beberapa BUMN dan BUMD, bantuan dari Panitia Gereja Katedral Pontianak,” ungkap Karolin.

Penulis: Hentakun

 

Share :

Baca Juga

Kalbar

Duet Karolin-Gidot Paling Pas Pimpin Kalbar

Kalbar

“Pemuda Sekadau Peduli” Galang Dana Bagi Korban Bencana Tsunami

Kalbar

PT. Agrina Sawit Perdana Kirim Karyawannya Latihan Bela Negara Ke Rindam XII/Tanjungpura

Kalbar

Karolin Ajak Generasi Muda Untuk Aktif Melestarikan Budaya

Kalbar

Puas Dengan Kerja Cornelis, Mantan Ketua IKBM Kalbar Harapkan Karolin Jadi Gubernur

Kalbar

Wagub Kalbar Buka Festival Budaya Paradje’ Pesaka Negeri XVII di Sanggau

Kalbar

Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah Menjelang Lebaran

Kalbar

Rapat Penentuan Pilkada 2020 Ditunda, Cornelis : Ini Keputusan Politik, Mendagri Harus Hadir
error: Content is protected !!