Home / Pemda Landak

Rabu, 31 Januari 2018 - 22:24 WIB

PT. NSA Panen Buah Sawit Perdana Umur 30 Bulan

Foto bersama pihak manajemen PT.  Sampoerna Agro Tbk,  dan Pj. Sekda Landak Alpius.  Usai melakukan secara simbolis panen perdana sawit jenis Sriwijaya umur 30 bulan.  (Foto: HI)

BANYUKE HULULANDAKNEWS – PT.Nusantara  Sarana Alam (NSA) anak perusahaan PT. Sampoerna Agro Tbk, Kamis (31/01/18) melaksanakan panen perdana mereka sejak mulai beroperasi 2014. Yang paling membangakan panen perdana umur 30 bulan.

Hadir dalam pelaksanaan panen perdana di Desa Tembawang Bale Kecamatan Banyuke Hulu, CEO PT.  Sampoerna Agro Tbk Parluhutan “Luhut” Sitohang, Head Area Pengembangan PT. Sampoerna Agro Tbk Cipto Basuki,  Pj. Sekda Landak Alpius, Manager PT.  NSA Heronimus Robert,  Camat Menyuke,  Camat Banyuke Hulu,  Camat Meranti,  Kapolsek Menyuke, Dan Ramil Menyuke,  Ketua Koperasi DDM,  Ketua Adat, Kades, Tokoh Adat,  Pesirah Adat dan Manajemen Sampoerna Agro Area Landak dan staf.

Dalam sambutannya,  Head Area Pengembangan PT. Sampoerna Agro Tbk Cipto Basuki mengatakan panen perdana umur  30 bulan merupakan prestasi  bagus untuk para planter dan perusahaan sebagaimana biasa diatas 36 bulan.

“Namun di PT. NSA  lebih cepat 30 bulan  dan berat janjang rata-rata diatas 4 Kg, ” kata Cipto.

Cipto menambahkan langkah awal  ijin lokasi dan ijin usaha perkebunan di wilayah Kabupaten Landak  yang ada di tiga kecamatan,  dengan pola kemitraan  30 persen dan inti 70 persen.

Baca juga  Gandeng Solidaridad, Pemkab Landak Kembangkan Perkebunan Kakao

“Ini sudah sesuai dengan Perda Kabupaten Landak. Malah SK Dirjenpun  hanya 20 persen. Makanya Sampoerna Agro Tbk maupun PT-PT lain di Kabupaten Landak  bahkan untuk pola kemitraan 30 persen lebih tinggi 10 persen dari perusahaan lainnya,” jelas Cipto.

Ditempat yang sama CEO PT.  Sampoerna Agro Tbk Parluhutan “Luhut” Sitohang menegaskan  panen perdana tanaman kelapa sawit  umur 30 bulan merupakan satu keberhasilan  yang berinteraksi antara manajemen perkebunan, tokoh adat, tokoh masyarakat, koperasi dan pemerintah daerah.

“Sehingga pada hari ini  kita dapat menyaksikan  dilakukan panen perdana di Kecamatan Banyuke Hulu kususnya di Dusun Sibolapit, ” kata Parluhutan.

Ini,  kata Parluhutan,   tidak akan berhasil  bila sinergisitas atau kerjasama antara semua pelaku kepentingan tidak terlaksana.

“Mungkin saja bila perusahaan tidak hadir disini,  maka wilayah  ini tidak berkarya seperti saat ini yang berpoduktif.  Dan mungkin bila masyarakat tidak mengijinkan investor masuk,  maka  tempat ini  tidak bisa memberikan sumbangan yang nyata dalam peningkatan  kehidupan masyarakat ditempat ini, ” bebernya.

Oleh karenanya, Parluhutan, memberikan  aplus kepada pemberi pemangku kepentingan baik dari Pemda, masyarakat, dan perusahaan. “Mudah-mudahan apa yang kita harapkan dapat berjalan  sesuai harapan kita, ” doanya.

Pj. Sekda Landak Alpius bersyukur atas panen perdana kelapa sawit umur 30 bulan sangat luar biasa.  “Kadang  kala ada 6 tahun belum ada yang panen.  Ini hanya 30 bulan sudah bisa panen luar biasa, ” aku Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Landak.

Baca juga  Rayakan Ulang Tahun ke-41, Pj. Bupati Landak Sebut SMAN 1 Ngabang Telah Banyak Torehkan Prestasi

Dengan bibit asli produk sendiri,  Sriwijaya bisa menghasilkan tandan buah yang lumayan banyak,  dibandingankan dengan jenis bibit lainnya.

“Satu bulan bila masak ada 5 sampai 6 tandan buah.  Bila dibandingkan bibit lain paling 2 tandan buah, ” kata nya.

Alpius juga mengakui,  keberhasilan panen perdana kelapa sawit umur 30 bulan ini tidak terlepas dari peran serta perusahan dengan masyarakat.

Alpius juga menyinggung pola kemitraan yang dijalankan PT.  NSA  sudah baik,  dibandingkan dengan pola kemitraan perusahaan lain sebesar 20-80.

Malah,  Alpius berharap kedepan perusahaan sudah memikirkan membuat babrik minyak minyak sawit. Sehingga bisa menambahkan nilai pemasukan bagi perusahaan.
“Ini demi memenuhi kebun sendiri dan termasuk kebun-kebun milik masyarakat setempat. Ini sangat eviensi terutama angkutan.  Selama ini masyarakat ada juga membawa TBS di luar Banyuke Hulu. Pihak perusahan harus memikirkan masalah ini, ” saran Alpius.

Usai panen perdana,  CEO PT.  Sampoerna Agro Tbk bersama rombongan meninjau secara langsung kebun sawit mengunakan kendaraan roda empat.

Penulis: HI, Editor: One

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Upacara Peringatan Hari Guru dan HUT Ke-77 PGRI

Pemda Landak

Pekerja Listrik PLN Ngabang Tewas Kesetrum

Pemda Landak

Antisipasi Covid-19, Bupati Landak Minta Warga Tidak Liburan Keluar Daerah

Pemda Landak

Bhabinkamtibmas Peduli Kondisi Sosial Masyarakat

Pemda Landak

Sifat Seorang Ibu, Bupati Landak Langsung Mengendong Dan Memeluk Bayi Dewi Susanti

Pemda Landak

Ayo Club Motor, Komitmen Sebagai Pelopor Lalu Lintas

Pemda Landak

Presiden Serahkan Sertifikat Secara Nasional, Bupati Karolin: Gunakan Untuk Permodalan Usaha

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2025 ke DPRD
error: Content is protected !!