Program cetak sawah di Kabupaten Landak masih diharapkan. Karena program ini menjadikan Landak penghasil beras terbanyak nomor dua se Kalbar. (Foto: Dokumen)
NGABANG, LANDAKNEWS – Kepala Dinas (Kadis) Pertanian, Perternakan, dan Ketahanan Pangan Landak, Vinsensius tidak menapik jika tahun 2018 Kabupaten Landak masih mendapat jatah program percetakan sawah.
Apalagi untuk jatah tahun ini, Vinsensius masih belum mengetahui berapa jatah yang didapat Kabupaten Landak.
“Tentunya ini berkelanjutan hingga empat tahun kedepan sampai tahun 2019. Oleh pemerintah pusat masih merancang sistim kerja dan merancang berapa quota yang didapat masing-masing kabupaten di seluruh Indonesia umumnya, dan Kalimantan Barat khususnya, ” kata Vinsensius, kepada media belum lama ini.
Mencermati hal ini, tentunya pihaknya akan menunggu keputusan final dari pemerintah pusat. “Nampaknya masih kerjasama dengan TNI, ” ujar pria kalem ini.
Sebagai daerah yang mendapat jatah program cetak sawah, lanjut Vinsensius, Pemerintah Daerah (Pemda) melaui isntansi terkaitnya Dinas Pertanian harus membina dan memberdayakan Kelompok Tani (Keltan).
“Cetak sawah sudah digarap sejak tahu 2016-2017. Petani harus segera menanam, ” tambahnya.
Penulis: HI71
Editor: ONE










