Home / Uncategorized

Minggu, 25 Maret 2018 - 09:33 WIB

Menikmati Papeda dengan Cara Tradisional

Menikmati papeda. (Foto: UGC CNN Student/Hari Suroto)

JAYAPURA, LANDAKNEWS – Sagu (Metroxylon sp.) atau dalam bahasa Sentani, Papua dikenal dengan istilah fi adalah salah satu makanan pokok masyarakat Sentani.

Kuliner Sentani yang berbahan sagu yaitu papeda (bubur), papeda dingin (fi nuku) yaitu papeda yang didinginkan dan dibungkus daun fotofae (sejenis pisang-pisangan), dan sagu bakar.

Baca juga  Polsek Mempawah Hulu Gelar Patroli Premanisme

Dalam tradisinya, masyarakat Sentani mengenal peralatan tradisional yang gunakan untuk membuat papeda. Papeda diolah dengan cara melarutkan tepung sagu dan air pada sebuah wadah periuk tanah liat (helai).

Selanjutnya, larutan ini disiram dengan air panas, kemudian diaduk dengan yanggalu, yaitu alat pengaduk yang terbuat dari kayu. Papeda dimakan dengan menggunakan hiloi, sejenis garpu terbuat dari kayu. Namun saat ini posisi helai mulai digantikan oleh wadah berbahan plastik atau aluminium. Hiloi digantikan garpu stainless steel.

Baca juga  Sekda Landak Buka Simulasi Pembentukan Produk Hukum Daerah Dan Propemperda Kabupaten Landak

Sumber: CNNI

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Dilema Penetapan Harga Disbun TBS Sawit Mitra Swadaya Dihargai Rp 3.453,69/Kg, Bagaimana Faktanya ?

Uncategorized

Bapak Ponijo Jaga Dan Lindungi Keluarga, Itu Wajib

Uncategorized

Petani Kecil Mulai Rasakan Efek Gerakan Boikot Restoran Waralaba yang Dianggap Terafiliasi Israel

Uncategorized

Frokopimcam Kecamatan Menjalin Laksanakan Edukasi dan Penyemprotan Disinfektan di Desa Lamoanak

Uncategorized

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table

Uncategorized

TNI Polri Kawal Kegiatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis ke 1 di Desa Salaas

Uncategorized

Heboh Kabar Sprindik Muncul, Ini Kasus Korupsi yang Menjerat Airlangga Hartarto di Kejagung

Uncategorized

Usai OSMB & PKBJJ UT S1, Layanan Universitas Terbuka Landak Menerima Pendaftaran S2
error: Content is protected !!