Home / Kalbar

Kamis, 26 April 2018 - 12:13 WIB

Karolin-Gidot Siapkan Modal Usaha Untuk PKL

MELAWI,  LANDAKNEWS – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, karolin Margret Nasata dan Suryadman Gidot, sudah menyiapkan program kebijakan yang pro terhadap para pedagang kaki lima (PKL). Pasangan ini juga akan menuntaskan sejumlah persoalan yang dihadapi para PKL, khususnya terkait modal usaha dan lokasi tempat berjualan yang layak.

Feny (43) seorang PKL di pasar tradisional Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, saat bertemu dengan calon wakil gubernur Kalbar nomor urut 2, Suryadman Gidot, Rabu (25/4), mengeluhkan sikap pemerintah daerah setempat, yang cenderung menggunakan upaya penindakan terhadap para pedagang, khususnya PKL yang dianggap berjualan di tempat yang salah.

“Saya sih berharap bu Karolin dan pak Gidot mampu memberikan soluasi, saat keduanya menjadi gubernur dan wakil gubernur Kalbar. Kami ini PKL hanya ingin berusaha dengan tenang, tanpa digusur. Kami tidak cari kaya, cuma cukup untuk makan. Kemarin kami digusur, tapi kami menolak karena kami minta dicarikan tempat yang cocok untuk kami berjualan,” kata Feny.

Baca juga  Forkopinda Kalbar Nobar Pidato Kenegaraan Presiden RI

Menanggapi keluhan PK di pasar tradisional Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, calon wakil gubernur Kalbar Suryadman Gidot mengaku prihatin dengan aksi penggusuran yang kerap menimpa para PKL. Menurut Gidot, harusnya pemerintah daerah bisa melalukan pendekatan yang lebih manusiawi.

“PKL itu ada di setiap daerah. Kalo saya di Bengkayang, saya ajak mereka (PKL) untuk berbicara dan mencari solusi jika keberadaan mereka mengganggu kegiatan warga lainnya. Seperti di tepi jalan. Saya yakin, jika didekati kemudian diberi pemahaman maka PKL mau dipindahkan dengan catatan harus ada tempat yang layak bagi PKL itu sendiri,” ucapnya.

Baca juga  SMP Katolik Sugiyopranoto Gelar Kemah Pramuka Penggalang

Gidot juga menyebutkan, jika dirinya bersama Karolin calon gubernur Kalbar nomor urut 2, sudah menyiapkan langkah kongkrit menunjang kelangsungan usaha para PKL di Kalbar.

“Kita akan siapkan bantuan modal untuk para PKL. Karena PKL ini juga termasuk pelaku UMKM yang dalam jangka panjang bisa dijadikan potensi usaha untuk dikembangkan,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, Gidot juga berpesan agar para PKL bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah. Misalnya meminta PKL untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan di lokasi mereka berjualan. Agar aktifitas jual beli berjalan lancar serta dapat mengundang banyak pembeli.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Pilgub Kalbar – Karolin Belum Ketahui Calon Wakilnya

Kalbar

Karolin Ajak CU Atasi Persoalan Rakyat

Kalbar

Didukung Warga Kubu Raya, Karolin Siap Untuk Bekerja

Kalbar

Warga Kubu Raya Nilai, Kerja Karolin Untuk Masyarakat Kalbar Sudah Terbukti

Kalbar

Penyelenggara Pilkada Harus Profesional

Kalbar

Panglima Kodam XII/TPR Bersama Kapolda Kalbar, Tinjau TPS di Kabupaten Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia

Kalbar

Gantung Diri, Junaidi Tewas Ditempat

Kalbar

Warga Dusun Mekar Sari Terima Bantuan Hewan Qurban dari Pemkab Sanggau
error: Content is protected !!