Home / Kalbar

Kamis, 17 Mei 2018 - 22:51 WIB

Berhasil Pimpin Bengkayang, Alasan Warga Trasmigrasi Pilih Karolin-Gidot

BENGKAYANG, LANDAKNEWS – Masyarakat Transmigrasi di Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang, sudah merasakan secara langsung kinerja dari kepemimpinan Suryadman Gidot di daerah itu.

Karenannya, warga transmigrasi yang sudah menetap puluhan tahun di Bengkayang, tidak ragu memilih pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut 2, Karolin Margret Natsa dan Suryadman Gidot.

“Yang jelas kami sudah merasakan apa yang dibuat pak Gidot selama memimpin Bengkayang. Daerah ini maju, keamanan juga terjamin. Kami enak beraktifitas, itu aja yang paling penting,” kata Putra Santana, warga transmigrasi di Kecamatan Tujuh Belas saat bertemu dengan Suryadman Gidot yang diundang hadir pada kegiatan warga di daerah itu, Rabu (16/5/2018).

Menurut Putra, menjaga stabilitas keamanan daerah adalah modal penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, apalagi untuk level Gubernur. Karena itu, dirinya menilai, jika sosok Gidot sebagaicalon Wakil Gubernur dari Karolin, akan sangat cocok serta paling mampu. Karena hal itu sudah dibuktikan Gidot saat menjadi Bupati Bengkayang.

Baca juga  Tolak Perpecahan, Masyarakat Singbebas Siap Menangkan Karolin - Gidot

“Kita sih hanya berpesan keamanan saja itu yang paling penting. Baik bu Karolin maupun pak Gidot, mereka kami yakin sangat yakin, mampu menjaga kerukunan hidup antar umat beragama dan berkooridnasi dengan aparat keamanan, untuk menjaga rakyat serta daerahnya,” lanjut Putra.

Warga Kecamatan Tujuh Belas lainnya, Mujiati mengungkapkan, sebagai seorang perempuan, tentu saja dirinya mendukung Karolin menjadi Gubernur Kalbar. selain bangga, dirinya juga mengenal sosok Karolin sebagai seorang dokter, yang dianggap mampu meningkatkan terus, layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ya kita sih dukung ibu Karolin. Dia perempuan, pintar orangnya. Dia itu dokter, jadi kami bisa berobat nanti. Saya kenal ibu Karolin,” ujarnya.

Baca juga  Dua Abad Lebih Perjalanan Mufti Syekh Haji Muhammad Ali Al-Fathani di Kerajaan Mempawah dan Kesultanan Pontianak

Selain itu, Mujiati juga menitipkan pesan kepada Karolin dan Gidot, untuk memastikan layanan pendidikan di Kalbar semakin baik. Seperti yang dilakukan Gidot di Bengkayag, dengan memberikan kesempatan dan beasiswa kepada anak asli daerah untuk sekolah di perguruan tinggi, kemudian kembali lagi ke temoat asal mereka saat sudah lulus kuliah. Untuk membantu anak-anak lain, menjadi guru honor daerah dan mengajar di tempat asalnya.

“Apa yang sudah dilakukan pak Gidot di Bengkayang, saya minta dilakukan juga saat mereka jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar. Kami ingin anak-anak kami sekolah dan masa depannya terjamin,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Pangdam XII/Tanjungpura Kunjungi Sekretariat DAD Tingkatkan Komunikasi Untuk Kebersamaan di Kalimantan Barat

Kalbar

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 320/BP, Ciptakan Lingkungan Asri, Bersih dan Sehat

Kalbar

Karolin Siap Libatkan Pers Untuk Wujudkan Kalbar Hebat

Kalbar

Pemkab Sambas Ajukan Raperda Pembangunan Industri

Kalbar

Seventeen Band Meriahkan Pelepasan Mayjen TNI Andika Perkasa

Kalbar

LPP RRI Pontianak Menggelar Dialog Interaktif

Kalbar

LAKI Sesalkan Paslon Tidak Hadir Kegiatan Dari KPK

Kalbar

Oscar Primadi Duduki Jabatan Sekjen Kemenkes
error: Content is protected !!