Home / Kalbar

Sabtu, 2 Juni 2018 - 10:09 WIB

Karolin Ajak Masyarakat Kalbar Implementasikan Nilai Luhur Pancasila

SINTANG, LANDAKNEWS – Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Barat untuk menumbuhkan kembali ideologi serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.

Antara lain dengan mengesampingkan perbedaan ditengah kemajemukan masyarakat.

Karolin mencontohkan, saat ini Umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa, dan beberapa hari lalu, umat Budha merayakan Waisak. Namun, semuanya bisa berjalan harmonis, dimana umat Katolik juga bisa beribadah dengan tenang di Gereja, dan semua umat beragama di Kalbar bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang.

“Ini contoh kecil dari kerberasamaan kita yang sudah sangat baik tercipta dan tentunya melalui peringatan hari Lahir Pancasila ini harus bisa kita tingkatkan lagi kebersamaan itu,” kata Karolin di Sintang, Jum’at (1/6/2018).

Begitu juga pada saat Pilkada serentak tahun 2018 ini, dirinya berharap agar masyarakat bisa tetap bersatu dan tidak terpecah belah hanya karena perberadaan pilihan.

“Ingat, pilihan boleh berbeda, tetapi kita tidak boleh terpecah. Tetap jaga kondusifitas dan bentengi diri dari isu-isu negatif yang dapat memecah persatuan kita,” lanjutnya.

Baca juga  Triliyunan Rupiah Berhasil Diselamatkan Dan Dipulihkan Kejati Kalbar

Menurut Karolin, Pancasila ada untuk rakyat Indonesia tanpa membedaka SARA, karena Pancasila merupakan ideologi, pandangan dan falsafah hidup yang harus dipedomani bangsa Indonesia dalam proses penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

“Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa dan memiliki nilai dasar yang diakui secara universal dan tidak akan berubah oleh perjalanan waktu. Saya rasa ini yang perlu kita peregas dalam memaknai hari lahirnya Pancasila,” jelasnya.

Karolin menambahkan, Indonesia yang dibangun atas dasar niat baik dari anak bangsa untuk saling berbagi dan membangun identitas bersama kini justru dicemari oleh semangat mengedapankan perbedaan.

Padahal sejarah jelas mencatat kelahiran Indonesia didasarkan semangat persatuan. Dari bangsa-bangsa yang berbeda dengan sejarah berbeda menjadi Bangsa Indonesia.

“Untuk itu, Pancasila perlu diperkuat dikalangan generasi muda bangsa. Agar kita tidak terkotak-kotak oleh perbedaan yang nyata dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin sangat baik selama ini di Kalbar,” tegas Karolin.

Baca juga  Kontingen Sanggau Ikuti Paduan Suara Tingkat Internasional di Bali

Seperti diketahui, kata Karolin, sejak tahun lalu atau tepatnya dimulai tahun 2017, setiap tanggal 1 Juni yang merupakan hari lahir Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur secara nasional.

Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung, pada 1 Juni 2016.

“Untuk itu, saya mengajak kepada masyarakat Kalbar agar bisa memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan kita dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Prajurit Yonif Raider Khusus 644 Walet Sakti Berangkat Amankan Perbatasan Negara di Sektor Utara Papua – PNG

Kalbar

Polisi tangkap 15 tersangka kasus TPPO

Kalbar

Konferensi Pers: Bawaslu Sanggau Umumkan 1642 Pengawas Siap Awasi TPS

Kalbar

Sanggar Tuah Production Luncurkan Album Kubu Raya Menanjak

Kalbar

Tak Letih Kampanye, Karolin : Ini Bukti Saya Mau Kerja Untuk Rakyat

Kalbar

Lagu Dayak Dibajak, A Star Man Tuntut Pelaku di PN Sintang

Kalbar

Prakiraan Cuaca Tempat Wisata di Kalbar

Kalbar

BAPAN Kalbar Minta DLH Uji Air Sekadau di Dekat Lokasi PETI
error: Content is protected !!