Home / Kalbar

Selasa, 5 Juni 2018 - 16:02 WIB

Karolin Optimalkan e-Budgeting Untuk Cegah Korupsi

PONTIANAK,  LANDAKNEWS – Membangun pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme bukanlah perkara mudah. Diperlukan sistem dan kemauan politik dari pemimpin daerah.

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, menegaskan pemerintahan yang baik dan bebas dari KKNadalah komitmen utama, saat keduanya dipercaya rakyat memimpin Kalbar lima tahun kedepan.

“Kami bertekad meniadakan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Perlu dibangun sistem yang kuat. Kalau saya di Kabupaten Landak saat ini sedang membangun sistem e-budgeting kemudian pembayaran nontunai,” kata Cagub Kalbar Karolin, di Pontianak Selasa (5/6/2018).

Baca juga  Sejumlah PWI Kabupaten/Kota di Kalbar Dukung Kundori sebagai Ketua Sah PWI Kalbar

Karolin dan Gidot akan meneruskan apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalbar selama ini. Untuk laporan keuangan, pemerintah daerah mampu menyajikannya sesuai dengan undang-undang dan peraturan. Sehingga tidak heran, jika Badan Pemeriksa Keuangan memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut.

“Membangun pemerintahan yang bersih dari KKN, adalah visi dan misi kami berdua. Ke depan yang sudah ada akan kami terus perbaiki. Setahu saya, Pemerintah Provinsi Kalbar sudah didampingin KPK untuk menyusun sistem laporan pengelolaan keuangannya,” jelas Karolin.

Satu diantara cara mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme, itu Karolin dan Gidot mengumumkan jumlah harta kekayaan mereka yang sebelumnya sudah dilaporkan ke KPK. Hal ini sebagai bukti keseriusan keduanya mewujudkan pemerintahan yang transparan. Dalam LHKPN, harta kekayaan Karolin tercatat Rp 4,7 miliar, sedangkan Gidot Rp4,9 miliar.

Baca juga  Meriahkan BKSN 2017, Paroki Bunut Gelar Lomba Baca Injil Tingkat SD

“Kami menunjukkan keseriusan dan komitmen kami, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme,” pungkas Karolin.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Atlit Renang Kalimantan Barat Lakukan Uji Coba di Beruang Hitam Yang Baru Diresmikan Panglima Kodam XII/Tanjungpura

Kalbar

PDI Perjuangan Kalbar Desak Bubarkan Ormas Radikal

Kalbar

TNI Terima Dua Pucuk Senjata Api di Tempat Berbeda, Ini Penjelasan Kapendam

Kalbar

Profil Singkat Calon Sekda Provinsi Kalbar, Vinsensius, S.Sos.,MMA

Kalbar

KPU Pontianak Akan Gelar Debat Publik Pilwako Pontianak 19 Juni

Kalbar

Pendidikan Suku Dayak Jadi Prioritas Karolin Gidot

Kalbar

Baguna Kalbar Salurkan Paket Takjil dan Masker Kain

Kalbar

Ragam Profesi Warnai Wisudawan UT Dari SALUT Landak
error: Content is protected !!