Home / Politik

Selasa, 12 Juni 2018 - 00:08 WIB

Prihatin Kondisi Bangsa, Titiek Soeharto Keluar dari Golkar

Putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyatakan bergabung Partai Berkarya dan keluar dari Partai Golkar. 

BANTUL, LANDAKNEWS – Putri sulung mantan Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto menyatakan bergabung dengan Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) dan Titiek menyatakan keluar dari Partai Golkar.

Pernyataan anggota Komisi IV DPR ini disampaikan saat acara konsolidasi Partai Berkarya di kompleks Museum Soeharto, Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (11/6/2018). Lokasi ini kata Titiek, tempat bersejarah keluarganya di mana ayahnya, HM Soeharto lahir.

Di hadapan kader Partai Berkarya Titiek mengawali pidatonya dengan memberikan gambaran kondisi bangsa. Menurutnya, saat ini ada sekira 7 juta lebih tenaga kerja yang menganggur dan butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarga mereka di tengah kondisi ekonomi saat ini.

Baca juga  Fahri Hamzah: Biaya Politik Mahal Awal Mula Korupsi dan Rusaknya Demokrasi

Namun ironisnya lanjut Titiek, Indonesia justru dibanjiri tenaga kerja asing yang kemampuannya tidak lebih pandai dari pada tenaga kerja lokal.

Titiek mengaku sedih, dirinya ingin menjerit, protes dan menyuarakan hati nurani rakyat. Namun posisinya sebagai kader Golkar tidak memungkinkan hal itu. Pasalnya Golkar adalah partai pendukung Pemerintah.

Sebagai anak biologis Presiden Soeharto, Titiek mengaku tidak bisa berdiam diri untuk tidak menyuarakan jeritan rakyat. Pasalnya, saat ini Golkar merupakan partai pendukung pemerintah.

“Oleh karena itu, saya memutuskan keluar dari Partai Golkar dan memilih untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui Partai Berkarya,” kata Titiek disambut tepuk tangan hadirin.

Sebagai konsekuensinya, Titiek juga siap melepaskan keanggotaan dari DPR. Dalam kesempatan itu dirinya juga menyatakan pamit kepada teman-temannya di DPR.

Baca juga  Golkar Tunggu Kode Prabowo Soal Cawapres 2029

“Terima kasih untuk persahabatan dan kebersamaan kita selama ini baik di Komisi IV, BKSAP maupun saat di rapat Paripurna. Saya pasti akan merindukan saat kebersamaan kita. Doakan kita bertemu lagi tahun depan. I Shall Return,” tegasnya.

Titiek juga menyatakan, terima kasih kepada Golkar yang telah menempanya menjadi salah satu politikus wanita yang diperhitungkan. Menurutnya, Golkar sudah memiliki begitu banyak politikus handal.

“Golkar tidak membutuhkan saya tapi saya sangat dibutuhkan oleh Partai Berkarya,” tegasnya.

Sumber: Sindo News

Share :

Baca Juga

Politik

Partai Gelora Uraikan Secara Detil Kerugian Konstitusional dari Pelaksanaan Pemilu Serentak

Politik

Pesepak Bola Nasional Asal Papua Okto Maniani Gabung Partai Gelora

Politik

Kader Partai Gelora Diminta Kerja Keras 100 Kali Lagi agar Tidak Sekedar Lolos PT, Tapi juga Dapat Suara dan Kursi di DPR secara Signifikan

Politik

Partai Gelora Minta Nasionalisme dan Agama Tidak Dijadikan Kepentingan Politik Sesaat Demi Target Elektoral Semata

Politik

Anis Matta: Agama dan Negara Kunci dalam Sistem Pemberantasan Korupsi

Politik

Partai Gelora Gelar Bhakti Gelora Bantu Korban Banjir di Bekasi

Politik

849 Fungsionaris Partai Gelora Telah Diberi Pemahaman ‘Arah Baru Indonesia

Politik

Khofifah-Emil Lawan Kotak Kosong di Pilkada Jatim,Pengamat: PDIP,PKB dan NasDem Bingung Lawannya
error: Content is protected !!