Home / Pemda Landak

Selasa, 5 Maret 2019 - 00:10 WIB

Bupati Karolin Bersama Uskup Agung Pontianak Resmikan Pembangunan Asrama Suster di Serimbu

AIR BESAR – Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa bersama Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus meresmikan pembangunan asrama suster di Paroki Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Senin (4/3/2019).

Pembangunan asrama tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama dan pemberkatan lokasi lahan yang akan dibangun. Asrama dan susteran ini nantinya akan di kelola oleh Kongregasi Suster-suster Misi Fransiskan Santo Antonius (SMFA).

“Disini akan dibangun tiga unit bangunan, yang pertama digunakan untuk susteran, kemudian lagi akan dibangun satu unit asrama yang bisa menampung 40 orang, serta satu bangunan aula lengkap dengan ruang makan, dapur dan ruang belajarnya,” ujar Uskup Agung Agustinus Agus, Senin siang.

“Sengaja kita lengkapi seperti ini dengan harapan pembinaan diasrama harus sesuai dengan jaman now. Tidak boleh sama dengan 50 tahun yang lalu karena karakter anak-anak sekarang juga sudah berbeda,” ujar Uskup.

Sejak gereja katolik masuk ke kalimantan Barat, sambung Uskup Agung, kepedulian terhadap umat pedalaman adalah sesuatu yang harus dilakukan dan kemudian sampai saat ini juga masih tetap ada. Harapannya dengan keberadaan asrama ini para orang tua harus menyadari bahwa pendidikan sangat penting.

Baca juga  Rolling Schol Panit Binmas Polsek Ngabang

“Hadirnya suster dan bina asrama bagi saya adalah peran yang besar untuk mendidik karakter kepribadian orang tersendiri. Ilmu mungkin bisa kita dapatkan disekolah kita,  tapi kepribadian, karakter, keimanan harus ditambah dengan pendidikan yang prima,” ujar Uskup Agung.

Sementara itu Bupati Karolin berharap dengan adanya asrama susteran tersebut,  bisa terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Landak. Sejak dilantik menjadi Bupati pada 2017 lalu, bidang pendidikan merupakan salah satu yang menjadi prioritas utama Karolin dalam membangun Kabupaten Landak.

“Sehingga nanti pada akhirnya, mungkin tidak di jaman saya, tidak di jaman bapak dan ibu, tapi di jaman anak dan cucu kita, kita bisa merasakan hasilnya,” ujar Karolin.

“Ukurannya tidak akan seketika setahun dua tahun tetapi ini adalah tanggung jawab kita bersama agar anak-anak kita mendapatkan peluang, kesempatan untuk bisa meningkatkan penghidupan dan nasib mereka,” pungkasnya.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Hadiri Pelepasan Kontingen PESPARANI Nasional II Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022

Persoalan pendidikan, sebut Karolin, adalah awal dari segala-galanya, termasuk masalah kemiskinan. Ketika pendidikan tidak baik dan tidak dalam kondisi ideal maka itulah menyebabkan masyarakat jatuh dalam kondisi kemiskinan absolute.

Artinya kemiskinan yang sudah tidak bisa tertolong lagi dalam arti kesempatan untuk menaikkan status sosial ekonomi  menjadi hilang.

“Makanya saya paling sedih kalau ada orang putus sekolah karena hamil sehingga perempuan dan laki-lakinya berenti sekolah,  maka satu generasi itu akan miskin lagi, tidak ada lagi kesempatan seseorang itu akan naik dari sisi penghidupannya,” kata Karolin.

“Hidup diasrama membuat kita lebih mandiri, disiplin, pendidikan terjamin. Oleh karena itu ibu bapak jangan ragu memasukkan anaknya diasrama,” tutup Karolin. (*)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Cornelis: Tuhan Berfirman Kuasailah Seluruh Muka Bumi

Pemda Landak

Kapolsek Ikuti Rakor Pembentukan Panitia Naik Dangau Kecamatan Sebangki

Pemda Landak

Sekda Landak : Ba’Roah Warisan Budaya Yang Harus di Pertahankan

Pemda Landak

Wabup Erani Pimpin Jum’at Bersih di Masjid Agung Babul Ulum Ngabang

Pemda Landak

Panen Raya di Menjalin, Bupati Karolin Minta Petani Jauhi Tengkulak

Pemda Landak

H -6 Idul Fitri, Penarikan Uang Meningkat

Pemda Landak

Ngabang Juara Umum Porkab III Kabupaten Landak Tahun 2017

Pemda Landak

Bupati Landak Buka Workshop e-Verval Dan Sosialisasi Kartu Tani
error: Content is protected !!