Kuala Behe, Menyikapi tanggal 17 April 2019 mendatang merupakan hari besar di mana akan dilaksanakannya Pesta Demokrasi terbesar di Tanah Air. Yaitu pemilihan calon legislatif dan calon Presiden yang akan memimpin lima tahun ke depan.
Seluruh rakyat Indonesia sangat mendambakan Proses Pemilu 2019 berjalan dengan aman dan damai. Untuk menciptakan Pemilu damai,Polri membangun sinergi dengan masyarakat yang paling utamanya kepada tokoh agama dan masyarakat melalui pelaksanaan sambang yang dilaksanakan rutin setiap harinya.
Dalam kesempatan Pelaksanaan tugas,kali ini Dua anggota Polsek Kuala Behe yaitu Kanit Reskrim Aipda Suhardin bersama Kanit Binmas melakukan kegiatan sambang kepada Tokoh Agama dan Masyarakat di Masjid Nurul Iman Kuala Behe, Selasa (12/3/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Ps.Kanit Binmas Bripka Romi Susanto mengajak kepada Tokoh Agama dan Masyarakata lainnya agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu kerukunan antar umat beragama juga harus dijaga guna mendukung terwujudnya pelaksanaan pesta demokrasi berjalan aman dan lancar.
Bripka Romi juga menyampaikan agar masyarakat mewaspadai beredarnya berita hoax, Provokasi maupun ujaran kebencian. Adanya hal tersebut harus disikapi dengan menyaring informasi terlebih dahulu sebelum ikut membagikan.
Pihak kepolisian terus berupaya mengajak masyarakat untuk mencegah peredaran berita hoax. Langkah yang sudah dilakukan antara lain memberikan sosialisasi dan informasi. Karena untuk mencegah peredaran berita hoax harus didukung semua Pihak.
“Berita hoax, provokasi dan ujaran kebencian sangat berbahaya karena bisa memecah belah persatuan dan kesatuan.Oleh sebab itu marilah kita sikapi informasi dengan bijak agar tidak terprovokasi berita bohong sehingga keutuhan NKRI bisa tetap dijaga,” ucapnya Bripka Romi.
Penulis : Heriyanto







