Home / Polri

Jumat, 29 Maret 2019 - 20:33 WIB

Bupati Karolin Targetkan 2020 Kabupaten Landak Punya Desa Mandiri

NGABANG – Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa menargetkan dalam rencana pembangunan pada pada tahun 2020 mendatangKabupaten Landak memiliki satu desa mandiri.

Hal tersebut diungkapkan Karolin saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di Aula Kantor Bupati Landak, Jum’at (29/3/2019).

Saat ini, sebut Karolin, dari 156 desa yang ada di wilayah Kabupaten Landak, baru dua desa yang menjadi desa maju. Sehingga Karolin berharap dengan perencanaan yang matang, Landak bisa punya desa mandiri pada 2020 mendatang.

“Untuk Kabupaten Landak kita sudah punya dua desa maju, harapannya ditahun 2020 mendatang, dua desa maju ini bisa berkembang menjadi desa mandiri,” ujar Karolin.

Karolin menambahkan, pelaksanaan Musrenbang kali ini sangat penting dan mempunyai arti yang sangat strategis, karena merupakan salah satu faktor yang sangat  menentukan keberhasilan  pencapaian tujuan pembangunan.

Baca juga  Tingkatkan Kinerja Diawal Tahun 2019,Bhabinkamtibmas Sambangi Rumah Kadus

Musrenbang RKPD, sebut Karolin, merupakan bagian dari tahapan proses perencanaan pembangunan yang terintegrasi, yang merupakan penjabaran rencana  pembangunan jangka menengah (RPJMD) Kabupaten Landak periode 2017 -2022 yang telah disusun.

Meski demikian, dalam rangka menyediakan fasilitas dan sarana pelayanan umum guna untuk menunjang tercapainya sasaran pembangunan daerah diperlukan biaya yang tidak sedikit. Sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan seringkali melampaui kemampuan dana pemerintah yang tersedia.

“Oleh karenanya banyak prioritas pembangunan yang belum mendapat perhatian sebagaimana mestinya,” ungkapnya.

Karolin menjelaskan Musrenbang  merupakan forum untuk melaksanakan suatu proses seleksi sehingga bisa menetapkan program yang sangat prioritas sesuai dengan fungsi perangkat daerah dan jenis program yang diusulkan harus disesuaikan dengan sumber dana yang ada.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan dalam ramah tamah bersama Bupati Landak sehari sebelumnya mengatakan, tujuan dari musrenbang harus bisa meningkatkan pembangunan di Kabupaten Landak dan mengentaskan kemiskinan, serta mensinergikan program gubernur untuk mewujudkan desa mandiri.

Baca juga  Kapolsek Mandor Pimpin Apel Pagi, Himbau Anggota Jaga Kebersihan Cegah Penyebaran Virus Covid 19

“Dari 2031 Desa di kalbar baru satu Desa mandiri yang terbentuk yaitu di Kayong Utara.Target kita 2020 nanti Kalbar sudah punya 159 desa Mandiri,” ujar Ria Norsan.

Norsan berharap, apa yang menjadi program dan kendala di Kabupaten Landak bisa dimusyawarahkan dan diusulkan dalam pembangunan di tahun 2020.

“Pesan saya pada Pemerintah Daerah mari kita bekerjasama antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten untuk bersinergi membangun daerah kita Kalimantan Barat yang kita cintai ini khususnya kabupaten Landak untuk kemajuan daerah kita,” pugkas Ria Norsan. (#).

Share :

Baca Juga

Polri

Piala Kapolres Landak, MAN Landak Bawa Pulang Juara 1 dan Uang Tunai

Polri

Kapolsek Kuala Behe Beserta Anggotanya Hadiri Giat Anev Bulanan di Polres Landak

Polri

Polsek dan Puskesmas Karangan Bagi-Bagi Masker

Polri

Kapolsek Mandor Kembali Gelar Pengaduan Warga

Polri

Peduli Warga Binaan, Bhabinkamtibmas Polsek Meranti Sambang Lansia

Polri

Peringati Hari Bhayangkara, Polda Kalbar Gelar Tradisi Upacara Pencucian Pataka

Polri

Polisi Terus Sosialisasikan Saber Pungli Kepada Warga

Polri

Turnamen Gaple dan Badminton Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-78 di Polsek Menyuke
error: Content is protected !!