NGABANG, Bupati Landak dr. Karolin Margert Natasa mengatakan olahraga merupakan kebutuhan manusia yang merupakan unsur pokok dan sangat berpengaruh dalam pembentukan jiwa (rohani) dan jasmani yang kuat. Selain itu seiring dengan dinamika, olahraga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa.
Ungkapan ini disampaikan bupati, saat membuka Rapat Anggota KONI Kabupaten Landak, Jum’at (05/04/19), di Aula Sidang DPRD Kabupaten Landak.
Menurut mantan anggota DPRI RI dua periode ini, hal tersebut dapat dicapai melalui prestasi yang membanggakan di bidang olahraga. Untuk mencapai tujuan tersebut, organisasi keolahragaan yang berwenang untuk mengkoor-dinasikan dan membina setiap dan seluruh kegiatan olahraga.
“Dengan demikian, melalui KONI ini dapat diwujudkan prestasi olahraga yang membanggakan. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, KONI serta segenap jajarannya berkewajiban untuk sungguh-sungguh melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” kata bupati.
Lebih jauh bupati menegaskan, mengingat terdapat banyak cabang olahraga prestasi, maka KONI dituntut untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta memiliki pengelolaan manajemen yang teratur.
Menjadi organisasi yang mandiri dalam mencapai tujuan yang diharapkan. Hal tersebut menjadi tuntutan dan harus dilaksanakan oleh KONI karena keberhasilan suatu organisasi termasuk KONI tidak akan pernah tercapai tanpa adanya suatu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan kerja, serta adanya suatu pengawasan atas pelaksanaan kerja.
“Dengan memiliki manajemen yang baik dan teratur, KONI akan mampu melaksanakan tugasnya dengan lebih profesional. Dengan kerja yang profesional KONI akan mampu menghadapi tantangan yang dihadapi, serta mencapai tujuan dalam mewujudkan prestasi olahraga yang membanggakan,” katanya.
Ibu dua anak ini menekankan peran aktif anggota masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencapaian tujuan tersebut. Namun pada kenyataannya, pemahaman masyarakat tentang tujuan dan tugas koni yang masih kurang membuat peran masyarakat belum maksimal bahkan sebagian masyarakat tidak peduli dengan perkembangan olahraga prestasi yang menjadi tujuan koni. upaya yang harus dilakukan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat adalah dengan memberikan pemahaman tentang tujuan dan tugas KONI, sehingga pada akhirnya peran masyarakat dalam meningkatkan olahraga prestasi dapat ditingkatkan.
“Setidaknya ada beberapa tantangan pembangunan olah raga sekarang ini dan ke depan, antara lain tingginya tuntutan publik terhadap prestasi olahraga yang terus meningkat, menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan dan desentralisasi pembangunan olahraga,” katanya.
Tantangan tersebut baik secara pribadi maupun bersama-sama perlu dicermati dan diantisipasi secara sungguh-sungguh. adanya keinginan yang kuat untuk melaksanakannya dalam satu ayunan kebijakan, sungguh dibutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi.
“Untuk itu rapat anggota KONI ini merupakan momen yang penting dalam menyusun rencana prioritas secara tepat sasaran dan mampu diaplikasikan melalui kegiatan olahraga,” tegasnya.
Pada kesempatan ini Karolin juga ingin mengucapkan terima kasih kepada KONI Landak dan jajarannya, karena pada pekan olahraga provinsi yang ke-XII tahun 2018 kemarin kita mendapatkan peringkat ke-III umum.
“Semoga kedepannya kita dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi olahraga yang membawa harum nama kabupaten landak yang kita cintai ini. Saya berharap koni Kabupaten Landak dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk sedini mungkin meningkatkan kualitas sdm pelatih dan atlet cabang olah raga. koni landak dapat menjalin kerjasama dengan pihak sekolah untuk melakukan pencarian bibit atlet dan pembinaan yang kontinyu, sehingga kedepannya kita memiliki atlet yang siap pakai,” katanya.
Keberhasilan pembinaan bidang olahraga tidak hanya ditentukan oleh KONI saja, tetapi oleh seluruh komponen masyarakat termasuk di dalamnya pemerintah dan pihak swasta. Dalam hal ini KONI merupakan motor penggerak kegiatan olahraga karena berwenang mengkoordinasikan dan membina
seluruh kegiatan olahraga. disamping itu koni juga merupakan partner pemerintah dalam pembinaan dan pembangunan olahraga.
Pada kesempatan berbahagia itu, wanita kelahirian Mempawah ini berharap agar pengurus KONI Kabupaten Landak harus selalu meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Pengurus KONI Landak harus menyusun program-program kerja yang benar-benar berorientasi pada kemajuan perkembangan olahraga.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing upaya kita dalam memajukan olah raga di Kabupaten Landak,” doa Karolin.
Penulis: HI74
Editor: One










