NGABANG – PT. Hartono Plantation Indonesia (HPI) Agro berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama panti asuhan Abdul Kahar, Dusun Selojeng Desa Hilit Kantor Ngabang, Jumat (25/5).
Kegiatan buka bersama yang juga diikuti rekan-rekan wartawan di Landak itu diisi dengan sejumlah kegiatan. Mengangkat tema Grow In Harmony, anak-anak panti yang sebagian besar masih duduk di bangku MTs mendapatkan pembekalan tentang masa remaja dari Dinas Pengendalain Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Landak.
Terdapat sejumlah games dan kuis berhadiah yang melibatkan langsung mereka. Meski kegiatan ini dikemas secara sederhana, namun tidak mengurangi kekhusyukan acara, sehingga semua bisa berjalan khidmat.
Dalam kegiatan tersebut, PT HPI Agro juga memberikan bantuan berupa uang tunai, sebesar Rp 5 juta. Juga peralatan sekolah serta bingkisan untuk anak-anak panti. “Diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak panti asuhan,” kata Muhibbi, Area controller operation 2 Landak, dalam sambutannya.
Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai wujud pendekatan kepada masyarakat serta bersilahturahmi. Ia mengatakan, biasanya kegiatan serupa dilakukan di tempat-tempat seperti rumah makan. Kegiatan hanya dilakukan secara internal perusahaan saja.
Akan tetapi, menurutnya pada tahun ini, kegiatan sengaja dilakukan dengan warna berbeda. “Untuk tahun ini berbeda, kita laksanakan di panti asuhan yang ada di wilayah kita seperti di Ngabang ini,” ujarnya.
Muhibbi pun berharap, apa yang dilaksanakan ini bisa dirasakan manfaatnya. “Harapa kami agar apa yang kami lakukan dapat dirasakan masyarakat dan dapat membantu yang membutuhkan,” harapnya.
Sementara itu, pengasuh panti asuhan Abdul Kahar menuturkan, Abdul Khalid Nurruddin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah memilih panti yang diasuhnya untuk kegiatan itu. “Saya dan anak asuh kami mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya. Insyaallah akan kami manfaatkan sebaik-baiknya bantuan ini,” katanya.
Dalam tausiyah singkatnya, Ustad Nur panggilan karibnya berpesan dalam hidup ini yang perlu ditanamkan adalah rasa kasih sayang kepada sesama. Sebab manusia adalah mahluk sosial yang selalu hidup berdampingan.
“Karena manusia tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Maka tanamkan kasih sayang itu kepada sesama agar menjadi orang yang berakhlak baik. Tanpa ada saling membeda-bedakan namun menghargai perbedaan,” ungkapnya.
Selain itu, dalam menjalani hidup harus yakin. “Yakin, karena dengan yakin setiap usaha bisa sukses. Keteguhan kita mensyukuri nikmat Tuhan. Maka para remaja, raihlah cita-cita untuk mengapai kesuksesan,” tutupnya. (*)









