Home / Pemda Landak

Senin, 26 Agustus 2019 - 08:23 WIB

Bupati Landak Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

PAHAUMAN,  KALBAR – Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara resmi membuka lomba seni kreasi dan barenyah babaro (solo vocal) pada Festival Sanggar Budaya 2019 dalam rangka hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke – 74 tahun di Pahauman, Kecamata  Sengah Temila, jum’at malam (23/08/19).

Kegiatan seni budaya yang mengangkat tradisi seperti tarian dan barenyah (bernyanyi) merupakan wujud kepedulian terhadap pelestarian budaya yang layak mendapatkan apresiasi, terutama kegiatannya dilaksanakan bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun kemerdekaan ke – 74 Negara Republik Indonesia yang memiliki berbagai macam suku bangsa dan agama dengan selalu manjga persatuan dan kesatuan.

Dalam sambutannya Bupati Landak menjelaskan, Negara Republik Indonesia yang mempunyai berbagai macam suku bangsa dengan memiliki berbagai macam seni dan kebudayaan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan salah satunya mempertahankan seni dan kebudayaan dari Suku Dayak.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Buka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Kabupaten Landak Tahun 2023

“kita sudah merdeka 74 tahun dan Indonesia adalah bangsa yang  besar, yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan agama. Dan kita masyarakat Kabupaten Landak terutama masyarakat Dayak juga bagian dari keberagaman Indonesia. Saya menyambut baik perlombaan di bidang kesenian ini yang dapat membangkitkan rasa nasionalisme diantara kita dan harus dikembangkan dan dilestarikan,” ucap Bupati Landak.

Selain itu, Bupati Landak mengajak generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan warisan kebudayaan nenek moyang sehingga tidak lupa akan asal usulnya dan dapat menjauhkan generasi muda dari pergaulan yang negatif seperti narkoba, alcohol, dan perjudian serta mampu berpikir kreatif dan inovatif untuk menjadikan aset wisata yang memiliki nilai ekonomis.

Baca juga  Pemuda Landak Didorong Jadi Motor Pembangunan oleh Bupati Karolin

“Saya mengajak generasi muda untuk selalu melestarikan kebudayaan yang ada baik Dayak, Melayu, Bugis Jawa, dan sebagainya untuk dengan mencintai dan melestarikan warisan kebudayaan nenek moyang salah satunya dengan kegiatan ini serta dapat menjauhkan generasi muda dari pergaulan negatif dan meciptakan pola pikir kreatif dan inovatif untuk menjadikan aset wisata yang memiliki nilai ekonomis. Untuk para sanggar Saya harap tarian boleh dikreasikan, tetapi unsur tradisionalnya tidak boleh hilang sehingga generasi muda tetap memahami apa makna dari tarian yang di tampilkan dan apa makna dari lagu yang dinyanyikan,” jelas Bupati Landak.

Penulis: Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Meriahkan Hari Guru Nasional 2024, Pj. Sekda Landak buka kegiatan acara Gerak Jalan Sehat dan Senam Massal

Pemda Landak

Polisi Sosialisasi Penyalahgunaan Narkoba di PT. NSA

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Hadiri Kegiatan Penyelenggaraan Penyegaran Rohani Pemuda (PRP) Gereja PPIK 2023

Pemda Landak

Tindaklanjuti PP 15 Tahun 2010, Pemkab Landak Sampaikan Raperda RDTR

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Gelar Pangan Murah Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Pangan

Pemda Landak

Hadiri Paskah Gabungan GKSI, Jaga Persatuan dan Kesatuan

Pemda Landak

Pj. Bupati Gutmen Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Sekda Landak

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Gerakan Pangan Murah dalam Rangka Hari Besar Keagamaan Nasional
error: Content is protected !!