NGABANG, KALBAR – Jalan Ria Siner Km 2 Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang digemparkan oleh adanya mayat yang tergantung, Jumat (04/10/19).
Hidup dan mati anak Adam tidak ada yang tahu dan menjadi rahasia Ilahi Tuhan Semesta alam, namun jalan kehidupan menuju kematian berbeda dan memiliki misteri yang sulit diungkap.
Di Jalan Ria Siner KM 2 Ngabang menjadi heboh dan pusat perhatian Setelah anak perempuan dari mayat seorang lelaki yang tak bernyawa tergantung dirumahnya sendiri. Atik (45 th) berteriak meminta bantuan warga dan tetangga. Bapak kandungnya ditemukan tergantung.
Menurut keterangan Atik sekitar pukul 16.00 wib dirinya bertemu dengan Bapaknya Tule (65 th) yang notabene adalah mayat yang menggantung tersebut, menanyakan keberadaan ibunya (istri lelaki yang menggantung-Red).
“Mamak dimana Pak dan dijawab pergi ke Pontianak berobat,” demikian dialog singkat antara Atik dan mayat menggantung sebelum kejadian gantung diri terjadi.
Kemudian Atik berlalu dan kembali 30 menit kemudian dan menemukan Bapaknya menggantung dan sudah tidak bernyawa.
Pihak keluarga almarhum yaitu Atik tahun dan Emi (34 th) menolak untuk dilakukan Visum ET revertum terhadap mayat orang tuanya.
Kepala bagian operasi (KBO) Reskrim Polres Landak IPDA. Didik, SH, MH beserta tim inavis mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan telah melakukan olah kejadian perkara, menemukan fakta fakta berupa barang bukti seutas tali warna putih.
“Di TKP kami menemukan barang bukti seorang lelaki yang sudah tidak bernyawa, seutas tali berwarna putih, saksi Atik dan Emi anak kandung almarhum menolak untuk di pisum,” pungkas Didik via Handphone.
Ahli waris anak kandung almarhum meminta agar kasus ini tidak diperpanjang kan lagi dan berencana akan melaksanakan pemakaman Sabtu (05/10/19) esok hari.
Penulis : Suliyanto









