NGABANG – Petugas Polsek Ngabang memantau beberapa permukiman warga sebagai langkah antisipati meluapnya Sungai Landak. Senin (9/12/2019) malam.
Beberapa pemukiman yang mulai terdampak banjir diantaranya Desa Hilir Kantor tepatnya di Kampung Tanjung ketinggian air berkisar dari 30 – 50 cm (diukur dari halaman atau jalan).
Sementara di Desa Hilir Tengah tepatnya dikawasan Gang Steher dan Gang Nek Wan ketinggian air sekitar 50 – 90 cm (diukur dari halaman atau jalan).
Dan untuk Desa Raja tepatnya dikawasan Dusun Rai dan Dusun Pesayangan, ketinggian air sekitar 30 – 50 cm (diukur dari halaman atau jalan).
Bripka Hermawan yang bertugas memantau menuturkan bahwa banjir yang terjadi akibat intensitas hujan di perhuluan Sungai Landak cukup tinggi dalam beberapa hari ini.
“Berdasarkan informasi warga, air mulai naik sekitar pukul 18.00 wib tadi, ” ujar Hermawan.
“Sampai saat ini belum ada korban jiwa. Warga lebih memilih tetap bertahan dirumah masing – masing mengingat air sementara hanya menggenangi jalan atau belum masuk kedalam rumah ” tambahnya.
Salah satu warga berharap air segera surut, mengingat banjir yang terjadi akibat air kiriman.
“Biasanya ndk lama dah surut, mudah – mudah ndak banjir besar jak beh ” ucap warga tersebut.
Kapolsek Ngabang Kompol B. Sembiring S.H. M.H. mengingatkan warga agar tetap waspada dan senantiasa menjaga keselamatan.
“Jika air semakin tinggi, diminta warga tidak sungkan untuk mengungsi demi keselamatan. Bisa diposko maupun kerumah keluarga terdekat, ” imbau Kapolsek.
Penulis : Bayu













