Home / Olahraga

Sabtu, 9 Mei 2020 - 19:33 WIB

UFC 249: Rahasia di Balik Status Gaethje Sebagai Raja KO

JAKARTA – Jelang duel lawan Tony Ferguson di UFC 249, Justin Gaethje merupakan salah satu petarung dengan rasio menang KO/TKO yang tinggi di dunia mixed martial arts. Dalam 21 kemenangan yang ia dapatkan, 18 di antaranya berakhir KO/TKO.

Catatan tersebut membuat Gaethje punya rasio kemenangan KO/TKO mencapai 85,7 persen. Dari tiga kemenangan lain di luar KO/TKO, Gaethje satu kali menang lewat submission dan dua kali menang lewat keputusan juri.

Pukulan dan tendangan Gaethje sama-sama berbahaya karena keduanya sering jadi senjata pamungkas Gaethje dalam membuat lawan KO/TKO.

Namun khusus untuk tiga laga terakhir yang dilakoni Gaethje, pukulan milik Gaethje selalu jadi senjata pamungkas petarung Amerika Serikat tersebut.

James Vick, Edson Barboza, dan Donald Cerrone takluk lewat pukulan Gaethje saat pertandingan baru berjalan selama satu ronde.

Baca juga  Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi Direktur Distribution and Retail Funding Bank BTN

Dalam laga lawan Cerrone, sebuah counter punch dari Gaethje membuat Cerrone berlutut. Gaethje lalu menghujani Cerrone dengan rentetan pukulan yang membuat wasit menghentikan pertarungan.

Di duel lawan Barboza, Gaethje sukses membuat Barboza terjungkal lewat pukulan tangan kanan. Upaya Barboza keluar dari area pukulan Gaethje tak membuahkan hasil karena ia terkena hantaman pukulan kanan Gaethje. Barboza tumbang dan pertarungan langsung dihentikan.

Sedangkan di duel lawan Vick, Gaethje terus merangsek ke dalam area pertahanan Vick. Kombinasi pukulan kiri dan kanan Gaethje membuat Vick tersungkur dan pertandingan berhenti.

Dikutip dari situs resmi UFC, Gaethje mampu mendaratkan rata-rata 8,57 pukulan per menit. Catatan ini merupakan catatan terbaik dalam sejarah UFC.

Akurasi pukulan Gaethje pun ada di angka 55,6 persen alias yang terbaik di kelas ringan.

Baca juga  Finis Kelima di GP Aragon, Rossi Tetap Tak Menyangka

Dua hal ini yang jadi kunci sukses Gaethje lahir sebagai salah satu raja KO, baik di UFC maupun di arena sebelumnya tempat ia bernaung.

Dengan catatan tersebut, laga Gaethje pasti selalu dihiasi strategi agresif. Gaethje adalah tipe petarung yang selalu menyeruak menyerang lawan untuk mencari kesempatan mendaratkan pukulan kerasnya.

Merujuk pada catatan fantastis Tony Ferguson, 12 kemenangan beruntun di UFC, duel Ferguson lawan Gaethje akan jadi duel yang menarik untuk disimak.

Keganasan Gaethje akan beradu dengan Ferguson yang punya kemampuan bagus dalam menghadapi berbagai jenis petarung. (CNNI)

 

Share :

Baca Juga

Olahraga

Kalah 0-2 dari Argentina, Inilah Perolehan Poin Terbaru Timnas Indonesia di Peringkat Dunia FIFA

Olahraga

Kabar Buruk Untuk Timnas Indonesia,Mesin Gol Andalan Shin Tae-yong Dipastikan Absen Lawan Filipina

Olahraga

Wendi Jayanto,SH Pimpin Badan Pemadam Api Swasta Ngabang Periode 2021-2025

Olahraga

Timnas Indonesia Kalah dari Irak, Shin Tae-yong Bongkar Situasi yang Bikin Rencananya Gagal Total

Olahraga

Vietnam Geger Lagi usai Timnas U-17 Indonesia Imbangi Panama, Arkhan Kaka Dapat Sorotan Khusus

Olahraga

Daud Yordan Lantik Karolin Pimpin KONI Landak, Optimistis Prestasi Olahraga Meningkat

Olahraga

Bulu Tangkis Olimpiade: China Masih Tak Terkalahkan

Olahraga

Klasemen Medali SEA Games: Indonesia Kian Salip Kamboja di Posisi Tiga
error: Content is protected !!