NGABANG – Bripka Bayu Friatna ajak warga dusun Seraung Desa Kayuara Kecamatan Jelimpo tidak membuka ladang dengan membakar di musim gadu tahun ini. Senin (11/05/2020).
Keinginan para petani dapat panen padi di musim kemarau (musim gadu) tentunya akan menarik keinginan para petani membersihkan lahan yang akan digarap dengan instan yakni dengan membakar.
Menyikapi hal tersebut, selaku Bhabinkamtibmas Bripka Bayu Friatna tidak tinggal diam. Berbekal sebuah banner yang berisikan imbauan stop membakar hutan dan lahan, Bripka Bayu Friatna berupaya mencegah atau meminimalisir para warga di desa binaannya membuka ladang musim gadu dengan membakar.
” walaupun saat ini belum musim kemarau, saya rasa imbauan harus disampaikan sejak dini. Sehingga dengan perlahan masyarakat dapat memahaminya ” ujar Bripka Bayu.
Menurut Bhabinkamtibmas satu ini, ” udara di pedesaan sangat segar dan keasrian alamnya memberikan ketenangan. Sayang, kalau terganggu oleh asap dari pembakaran hutan atau lahan ” tambahnya.
Ditempat terpisah, Kapolsek Ngabang menyampaikan bahwa giat imbauan untuk tidak membuka lahan dengan di bakar akan selalu di lakukan oleh para Bhabinkamtibmasnya di desa – desa guna mencegah terjadinya polusi udara yang berakibat fatal bagi kesehatan dan lain – lain.
“Terlebih saat ini membakar hutan maupun lahan ada hukum sanksi hukumnya, diharapkan masyarakat dapat memahaminya,” ujar Kompol B. Sembiring SH. MH.
Penulis : Dedi










