Home / Pemda Landak

Selasa, 12 Mei 2020 - 08:55 WIB

Pemkab Landak Siap Salurkan BLT 600 Ribu/Bulan Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

LANDAK – Pemkab Landak rencananya akan segera menyalurkan bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumbr dari Dana Desa (DD) tahun 2020 untuk masyarakat tedampak pandemi Corona Virus Disease (COVID-19). Sebelum dilakukan penyaluran BLT ini, Bupati Landak menggelar rapat koordinasi secara virtual melalui video conference bersama Sekda, Kepala Dinas terkait, para Camat, dan seluruh Kepala Desa, Senin (11/05/20).

Hal tersebut mengacu pada instuksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 tahun 2020 tentang penanggulangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di desa melalui anggaran Pendapatan dan Belanja Desa.

Untuk itu melalui rapat koordinasi ini Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta kepada Kepala Desa untuk menganggarkan bantuan langsung tunai ini, mengingat sumber bantuan berasal dari Dana Desa.

“Desa tetap harus menganggarkan untuk bantuan langsung tunai dengan sumber dana desa. Jadi, dana desa yang selama ini berupa kegiatan fisik diminta untuk dianggarkan juga untuk bantuan langsung tunai,” jelas Karolin.

Bupati Landak mengungkapkan untuk Bantuan Langsung Tunai dana desa ini nantinya akan diterima masyarakat sebesar 600 ribu rupiah/bulan yang akan diberikan dalam jangka waktu tiga bulan kepada keluarga penerima.

Baca juga  Farewell and Welcome Parade Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar Resmi Lanjutkan Kepemimpinan

“Untuk bantuan langsung tunai sendiri adalah sebesar 600 ribu rupiah/ keluarga dan disalurkan dalam jangka waktu tiga bulan. Jadi tiap bulan satu kk 600 ribu,” terang Bupati Landak.

Selanjutnya Bupati Landak meminta para Kepala Desa besama tim Relawan Desa Lawan COVID-19 yang telah dibentuk agar segera melakukan pendataan dilapangan terhadap masyarakat yang berhak benerima bantuan tersebut sehingga penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Kami meminta Kades membentuk relawan lawan COVID-19 yang diharapkan segera melakukan pendataan dilapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar bantuan ini tepat sasaran,” ujar Karolin.

Diwaktu yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Landak, Mardimo telah menyampaikan kriteria dan petunjuk teknis pendataan keluarga calon penerima BLT Dana Desa.

Calon penerima BLT Dana Desa adalah keluarga miskin yang terdapat dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang kehilangan mata pencaharian, terdapat keluarga berpenyakit kronis/menahun, non PKH, non BPNT dan non kartu prakerja.

Baca juga  Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Bupati Landak Lakukan Koordinasi Dengan Kepala Sekolah

Untuk itu Mardimo menegaskan bahwa penerima bantuan BLT Dana Desa ini adalah masyarakat diluar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). Dirinya mengungkapkan saat ini pihaknya sudah memilah data penerima bantuan sosial untuk menjadi dasar pendataan dilapangan.

“Data sudah kami pilah, data di DTKS itu penerima PKH, BPNT, BST itu sudah dipilah. Artinya kita fokus pada non PKH, Non BPNT, non BST, sehingga akan lebih mudah kita dalam memilahnya,” kata Mardimo.

Lebih lanjut meminta tim pendata BLT dana Desa dilapangan juga melibatkan para pendamping PKH dan pendamping desa.

“Harapan kami berkatan dengan pendataan dilapangan selain melibatkan RT atau Kadus, libatkan juga pendamping PKH dan pendamping Desa,” harapnya.

Penulis: MC

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Gutmen Tinjau Langsung Pelayanan di Dinas Dukcapil Landak

Pemda Landak

Rakor Tim Pakem Bahas Pembinaan dan Pengawasan Aliran Kepercayaan

Pemda Landak

Bupati Landak Minta Pemerintah Pusat Kendalikan Harga Pupuk

Pemda Landak

Markus Amid Jadi Irup Apel Kemerdekaan RI di SMKN 1 Ngabang

Pemda Landak

Pj. Bupati Gutmen Pimpin Upacara Kesadaran Nasional

Pemda Landak

Karolin Lantik Pengurus Baznas Kabupaten Landak Yang Baru

Pemda Landak

Pj Bupati Landak Lepas Keberangkatan Jemaah Haji: Menunaikan  Kewajiban Sebagai Hamba Allah Yang Telah Mampu

Pemda Landak

Korban Tanah Longsor, Masih Merupakan Keluarga Pemilik Alat PETI
error: Content is protected !!