Home / Pemda Landak

Rabu, 27 Mei 2020 - 18:36 WIB

Bupati Landak Pastikan Bantuan Untuk Masyarakat Tidak Tumpang Tindih

LANDAK – Bupati Landak memastikan bahwa bantuan yang diberikan oleh Pemerintah untuk masyarakat tidak tumpang tindih. Hal itu ditegaskan Karolin saat turun langsung menyalurkan bantuan pangan di Desa Amboyo Inti beberapa waktu lalu (23/05/20).

“Kami upayakan agar bantuan tidak tumpang tindih. Jadi orang yang sudah mendapatkan satu jenis bantuan tidak akan mendapat jenis bantuan lainnya dan kami minta aparat desa serta masyarakat dapat mengawasi penyaluran bantuan tersebut,” tegas Karolin.

Dalam situasi penanganan COVID-19 untuk membantu masyarakat yang kehilangan mata pencaharian atau berkurang mata pencahariannya dalam situasi saat ini, pemerintah mulai dari tingkat pusat, Provinsi hingga Kabupaten telah memberikan banyak bantuan.

Bantuan-bantuan itu antara lain Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial yang saat ini distribusinya dilakukan oleh kantor Pos kepada 22 ribu maayarakat Kabupaten Landak yang masuk dalam data maayarakat miskin Kabupaten Landak.

Selain itu, ada bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), kemudian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

“Selain daripada itu, kalau Bapak Ibu tidak mendapat bantuan BST dari Kemensos ini, masih ada lagi bantuan yang lain. Masih ada sekitar 13 ribu masyarakat Kabupaten Landak yang terdaftar sebagai penerima PKH, dan BPNT yang nanti dalam situasi COVID-19 ini ada penambahan,” terang Bupati Landak.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Buka Kegiatan Senam Masal, Cek Kesehatan Gratis, Pameran Kuliner/Kerajinan UMKM, dan Perlombaan, dalam Rangka Peringatan HUT RI Ke-78 Tahun 2023

Mengingat BLT dana desa yang dianggarkan terbatas yaitu hanya 30 persen dari total anggaran dana desa, sehingga mungkin masih ada masyarakat yang belum mendapatkan bantuan. Tetapi Bupati Landak yakin jumlahnya sudah tidak banyak, dan masyarakat yang paling memerlukan sudah mendapatkan bantuan.

“Nah bantuan dana desa ini punya keterbatasan makaimal 30 persen yang dapat digunakan untuk memberikan bantuan tunai. Karena ada kuotanya mungkin masih ada yang tersisa yang belum mendapat bantuan, tetapi saya yakin jumlahnya sudah sangat sedikit. Dan saya yakin yang paling membutuhkan pasti sudah dapat,” kata Karolin.

Untuk itu pemerintah Kabupaten Landak juga menyediakan bantuan pangan berupa beras yang saat ini dalam proses penyaluran untuk masyarakat terdampak COVID-19.
[27/5 16:06] Decky Budeg: *Pemkab Landak Kembali Terima Sumbangan Dari Donatur*

*LANDAK* – Pemerintah Kabupaten Landak kembali menerima bantuan dari berbagai Donatur. Kali ini bantuan yang diterima yaitu berupa beras sebanyak 1 ton dan mie instan sebanyak 70 dus yang diberikan oleh Asosiasi Konsultan dan Kontraktor Kabupaten Landak yang diterima langsung oleh Bupati Landak di Posko Pusat Pengendalian dan Operasional COVID-19 Kabupaten Landak, Rabu (27/05/20).

Baca juga  Sekeluarga Bupati Landak Dicoklit

Selain itu, diwaktu yang sama bantuan juga diberikan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Agama Katolik Kabupaten Landak/PAKAT berupa paket sembako sebanyak 60 paket yang setiap paketnya terdiri dari beras 5 kg, Mie Instan 5 bungkus, dan Minyak goreng 1 liter.

Terkait bantuan yang diberikan ini, Bupati Landak Karolin Margret Natasa sangat mengapresiasi para donatur yang telah berkontribusi bersama pemerintah kabupaten Landak untuk mau peduli membantu masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

“Terimakasih kepada para donatur yang telah memberikan bantuannya kepada masyarakat melalui Pemkab Landak, ini sangat membantu kita dalam memberikan keringanan kepada masyarakat yang saat ini terdampak bencana COVID-19,” ujar Karolin usai menerima bantuan.

Lebih lanjut Karolin menyampaikan bahwa semua bantuan ini akan segera disalurkan kepada maayarakat yang membutuhkan agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.

“Kita akan segera salurkan bantuan ini kepada masyarakat yang paling membutuhkan, semoga dapat sedikit meringankan beban masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya, karena saat pandemi ini kondisi ekonomi masyarakat memang mengalami penurunan,” terang Bupati Landak.

Penulis: MC

 

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Misa Natal dan Tahun Baru 2023 DPPKP Landak

Pemda Landak

Bupati Landak : RSUD Landak Memiliki Dokter Spesialis Mata

Pemda Landak

Musrenbang RPJMD Landak Dibuka, Hanya Satu Anggota Dewan Yang Hadir

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Buka Bimtek Pemanfaatan Akun Belajar dan Rapor PAUD Tahun 2024

Pemda Landak

Bupati Landak Kembali Buka Gerakan Pasar Murah di Desa Sebadu

Pemda Landak

Kabupaten Landak Masih Kokoh Diposisi Kedua Porprov XII Kalbar 2018

Pemda Landak

Bupati Landak Tinjau Stand Pameran UMKM pada MTQ Ke-33 Kalbar

Pemda Landak

Warisi Adat Budaya, Keraton Ismahayana Landak Gelar Saprahan
error: Content is protected !!