Home / Pemda Landak

Jumat, 5 Juni 2020 - 17:46 WIB

OTG Yang Negatif Terus Bertambah, Karolin : Ini Kerjasama Yang Baik Dari Semua Pihak

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menyampaikan kabar gembira bagi masyarakat kabupaten yakni dari 168 masyarakat Landak yang diperiksa swab-nya, sebanyak 112 orang diantaranya dengan hasil negatif.

“Artinya masih ada 56 orang lagi yang hasil swabnya belum keluar dan kita harap bisa segera mendapatkan hasil negatif juga,” kata Karolin di Ngabang, Jum’at (05/06/20).

Keberhasilan Pemkab Landak untuk menekan kasus COVID-19 menurut Karolin bisa dilakukan dengan kerja sama yang baik dari semua pihak. Hal itu juga tidak terlepas dari upaya deteksi dini dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di tengah masyarakat.

“Dari hasil pemeriksaan yang ada sejauh ini, sebagian kasus positif COVID-19 di dapat dari hasil screening tes cepat pada kelompok usia rentan,” jelas Karolin yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat ini.

Terkait hal tersebut, Karolin menginstruksikan kepada direksi RSUD Landak untuk menerapkan sistem skoring untuk menyaring pasien dengan kemungkinan COVID-19. Sistem skoring ini disusun oleh tim dokter RSUD Landak mengacu pada kesepakatan himpunan dokter spesialis.

Baca juga  Penemuan Mayat Lagi, Kali Ini Sepasang Pria Dan Wanita

“Dan terbukti walau tes cepat nya negatif, secara klinis ada gejala ketika di swab hasilnya positif. Langkah ini yang kita terapkan sehingga kita bisa melakukan upaya antisipasi dini,” kata Karolin.

Lebih lanjut Bupati Landak menjelaskan dari 112 hasil swab yang hasilnya negatif tersebut, di Kabupaten Landak juga sudah satu bulan belum ada kasus positif baru.

Menurut Karolin ini semua berkat kerjasama semua pihak untuk bergerak bersama dalam satu kesatuan melawan COVID-19. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat selalu tetap waspada dan terus berjuang menjaga diri dan masyarakat Landak.

“Saya juga minta kepada masyarakat tetap laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin, pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Semoga Tuhan menjaga kita semua di Kabupaten Landak agar terbebas dari COVID-19,” kata Karolin.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Launching Program Pelayanan "Balita Emas" Bayi Lahir Dapat Akta di Puskesmas se-Kabupaten Landak

Direktur utama RSUD Landak dr Wahyu Purnomo mengungkapkan Skoring ini diberi nama skor Nicolaus. Karena ketua tim penyusunnya adalah dr Nicolaus, SpPD, dokter penyakit dalam di RSUD Landak dan sistem ini sudah diterapkan sejak bulan Maret. Skor ini digunakan sebagai skrining di RSUD Landak untuk memprediksi apakah seorang pasien terduga COVID-19 atau tidak. Elemen skoringnya terdiri dari klinis, laboratoris dan radiologis.

“Bila pasien demam mendapat skor sekian, bila hasil laboratoriumnya menunjukkan hasil tertentu skornya sekian, bila hasil rontgennya menunjukkan gambaran tertentu skornya sekian, kemudian ditotal. Total skor tertentu menunjukkan bahwa pasien tersebut patut diduga menderita COVID-19. Selanjutnya tentu harus dibuktikan dengan pemeriksaan swab,” Terang dokter Wahyu.

Penulis: MC

 

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pemkab Landak Harap Bonsai Bisa Jadi Salah Satu Penggerak Ekonomi Kreatif

Pemda Landak

Bupati Karolin Buka Ibadah KKR Oikumene di Stadion Patih Gumantar

Pemda Landak

Landak Catat Prestasi ! Sudah Satu Bulan Bebas Covid-19, Karolin Ucapkan Terima Kasih Kepada Masyarakat dan Semua Tim Gugus Tugas

Pemda Landak

Bupati Prihatin, Kasus Narkoba di Wilayah Landak Meningkat

Pemda Landak

Bupati Karolin: Pelayanan RSUD Itu Kewajiban Pemerintah Daerah, Bukan Tempat Cari Laba

Pemda Landak

Wakil Bupati Landak Pimpin Jumat Bersih di Makam Juang Mandor Sambut Hari Perkabungan Daerah

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Koordinasi Proses Perpanjangan HGU Kebun Ngabang di PT. Perkebunan Nusantara XIII

Pemda Landak

Pemkab Landak Laksanakan Upacara Hari Bela Negara ke-73 Tahun
error: Content is protected !!