Home / TNI

Kamis, 9 Juli 2020 - 19:24 WIB

Satgas Pamtas 641 Kembali Amankan Pelintas Batas Illegal di Jalur Tikus Perbatasan

Sanggau, Rabu (8/7/20) – Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang kembali mengamankan 39 WNI yang akan masuk ke wilayah Indonesia melalui hutan atau jalan tikus di perbatasan Indonesia-Malaysia, Kabupaten Sanggau, pada Selasa malam kemarin. Pelintas batas tersebut mayoritas berprofesi sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebanyak 39 Pelintas batas tersebut mayoritas berprofesi sebagai PMI di tiga tempat terpisah, yaitu 17 orang di wilayah Aruk, Kec. Sajingan Besar, Kab. Sambas, 2 orang di Dsn. Segumun, Kec. Sekayam, Kab. Sanggau dan 20 orang di Ds. Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau.

39 pelintas batas tersebut tetap dilakukan prosedur protokol kesehatan. Selanjutnya dibawa ke pihak Imigrasi dan Bea Cukai guna pendataan. Juga dilakukan rapid test di instansi kesehatan setempat guna mengetahui kondisi dari para pelintas batas sebelum diijinkan kembali melanjutkan perjalanan, jika hasilnya non reaktif.

Baca juga  Bazar Murah TNI di Halaman Koramil Ngabang: 1000 Paket Sembako Dalam  Waktu Setengah Jam Ludes Terjual

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Letkol Inf Kukuh Suharwiyono di Pos Kotis Entikong, Sanggau.

Dikatakan Dansatgas, arus masuk WNI dari Malaysia melalui jalan tikus di sepanjang perbatasan RI-Malaysia tidak mengalami penurunan. Terutama WNI yang berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural atau ilegal. Para PMI tersebut kembali ke tanah air melewati hutan dengan medan yang cukup sulit guna menghindari pemeriksaan petugas dari kedua negara.

Diungkapkan juga, sejak Malaysia memberlakukan lockdown. Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru telah mengamankan lebih dari 1.400 pelintas batas ilegal yang masuk melalui jalan tikus atau jalur tidak resmi di sepanjang perbatasan sektor barat yang menjadi tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru.

Baca juga  Sambut HUT Ke 67 Kodam XII/Tanjungpura Kodim 1210/Landak Gelar Ziarah ke Taman Makam Juang Ngabang

Oleh karena itu, menyikapi makin meningkatnya WNI yang masuk melalui jalur tidak resmi, Satgas Pamtas Yonif R-641/Bru akan terus meningkatkan dan memperketat dengan melakukan kegiatan baik itu patroli maupun pengawasan di jalur-jalur tikus sepanjang perbatasan.

Selain itu, kegiatan ini dilakukan tidak hanya sebagai langkah antisipasi arus masuk WNI dari Malaysia saja, juga untuk mencegah adanya oknum yang mencoba mengirim WNI secara non prosedural ke Malaysia,” terang Dansatgas mengakhiri. (Pendam XII/Tpr)

Share :

Baca Juga

TNI

Kasdam XII/Tpr Dilantik Jadi Ketua Harian Perbakin Kalbar

TNI

Danramil Mempawah Hulu Hadiri Sosialisasi Imunisasi Covid-19

TNI

Danramil Mandor Hadiri Bimbingan Remaja Usia Sekolah di MA Pendai Mandor

TNI

Meriahkan HUT RI ke-73, Komunitas Sepeda Kalbar Jelajah Merdeka Sejauh 300 Km

TNI

Kasdam XII/Tpr Terima Paparan Renlakgiat TMMD ke-114 Kubu Raya, Senin (11/7/22

TNI

Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Tinjau Vaksinasi Covid-19 Lintas Agama

TNI

TNI Koramil 1210-03/Mandor Bantu Warga Terdampak Abrasi di Desa Mandor

TNI

Zidam XII/Tpr dan BPN Selamatakan Tanah TNI AD
error: Content is protected !!