Home / Parlementaria

Minggu, 20 September 2020 - 17:24 WIB

Kunjungi Wilayah Banjir, Ketua DPRD Landak : Kita setuju Rehabilitasi Jembatan gantung Desa Rees – Desa Sepang

LANDAK – Untuk mengetahui kondisi terkini adanya sarana penunjang lalu lintas yang rusak parah disebabkan banjir beberapa waktu lalu. Ketua DPRD Kabupaten Landak mendatangi langsung tempat yang terpapar banjir diwilayah Desa Sepang, perbatasan Kabupaten Landak dan Kabupaten Mempawah. Jumat (18/09/2020).

Dalam kunjungannya Ketua DPRD Landak Heri Saman didampingi oleh Ketua Komisi A Cahyatanus, Ketua Komisi C Nikodemus dan Margareta serta juga dihadiri langsung oleh Kadis PUPRPERA Kabupaten Landak Erani beserta stafnya, BPBD Landak serta Camat Menjalin, Kepala Desa Rees dan Kepala Desa Sepang.

Saat dilapangan Ketua DPRD Landak mengatakan pihaknya sengaja turun langsung meninjau wilayah yang sempat terkena banjir serta melihat kondisi jembatan gantung yang menghubungkan antara Desa Rees, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak dengan Desa Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah.

“Beberapa waktu lalu jembatan gantung ini diterjang banjir dan mengalami kerusakan yang sangat parah sehingga rawan untuk dilewati, sehingga jembatan ini perlu dilakukan rehab bahkan jika memungkinkan maka di ganti baru,” ucap Ketua DPRD Landak.

Heri Saman juga menyampaikan dirinya akan meminta kepada Bupati Landak dalam hal ini untuk melakukan pembicaraan dengan pihak Pemerintah Kabupaten Mempawah, karena ini merupakan jembatan gantung yang menghubungkan dua kabupaten.

“Karena yang banyak lewat disini adalah masyarakat kita, tentu bisa saja ini tugas Pemerintah Kabupaten Landak dan dapat juga diusulkan ke provinsi bersama-sama dengan pihak Kabupaten Mempawah bahkan jika perlu meminta bantuan pemerintah pusat supaya segera diperbaiki,” ucap Heri Saman.

Baca juga  Fraksi-Fraksi DPRD Landak Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Tentang Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik

Lebih lanjut Heri Saman yang juga merupakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak menyerahkan puluhan paket bapokting, mengatakan akan berupaya mengatasi hal ini dengan cepat bisa saja menggunakan anggaran tak terduga untuk penanganan akibat bencana alam( banjir ) yang ada tersedia di APBD kabupaten landak T.A 2020 ini.

“Nanti dinas terkait menghitung berapa jumlah dana yang diperlukan dalam menanganinya kemudian menyampaikannya kepada Bupati Landak dan Ketua DPRD Landak. Karena kita sangat setuju jembatan ini direhabilitasi karena kondisinya yang sangat memprihatikan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinas PUPRPERA Kab. Landak Erani yang mewakili Pemerintah Daerah turut serta untuk melihat kondisi jembatan gantung untuk pejalan kaki yang sempat viral pada salah satu akun medsos yang dilanda banjir untuk melakukan pemeriksaan fisik dari bangunan jembatan gantung tersebut.

“Kami melalui Ibu Bupati Landak diperintahkan untuk terjun langsung ke lokasi untuk memeriksa kondisi jembatan gantung dan secara fisik bangunan tersebut mengalami kerusakan berat yang sangat membahayakan pengguna kendaraan atau pejalan kaki saat melintasi jembatan tersebut,” Ucap Erani

Selain itu Erani juga menyampaikan dalam waktu dekat akan segera membuat kajian dan menganalisa secara teknis dan biaya untuk dilakukan rehabilitasi.

Baca juga  Patroli Sore Samapta Polsek Ngabang, Mengurungkan Niat Pelaku Kejahatan

“Karna intruksi dari ibu Bupati Landak harus segera membuat surat usulan hibah jembatan gantung ke kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia” ucap Erani kepada Media Center DPRD Landak

Ignasius Urada Kepala Desa Sepang menyampaikan bahwa jembatan yang usianya sekitar 30 tahun ini menghubungkan 2 kabupaten antara Desa Rees Kec. Menjalin Kab. Landak – Desa Sepang Kec. Toho Kab. Mempawah, sering diterjang banjir sehingga kondisinya saat ini sudah tidak layak digunakan sebagai jalur transportasi tetapi tetap digunakan karna merupakan satu-satunya jalan yang bisa dilalui.

“Dibulan September ini terjadi 2 kali banjir, puncak banjir pada tanggal 6 September 2020 terjadi hujan kurang lebih hampir satu minggu setelah surut terjadi hujan kembali kurang lebih dua malam, yang menyebabkan air kembali naik sehingga saat ini membuat kondisi kerusakan jembatan tersebut menjadi semakin parah. Kami selaku kepala desa, dari kades sebelum saya, sudah mengusulkan dan melaporkan hal terkait jembatan gantung ini kepada Pemkab Mempawah, ” ujar Urada

Kades muda ini juga menyampaikan selalu menunggu respon dari Pemerintah setempat, serta mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Landak sudah memberikan perhatian khusus terhadap jembatan ini.

Penulis: MC DPRD LANDAK

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Komisi C DPRD Landak Gelar Rapat Dengan Mitra Kerja OPD Terkait Kabupaten Landak

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Menghadiri Sosialisasi Rehabilitasi Jalan Pakumbang – Sompak APBD Kabupaten Landak T.A 2023

Parlementaria

Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD beseta Anggota DPRD Landak Hadiri Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2024

Parlementaria

Wakil Ketua DPRD Bersama Komisi C DPRD Landak Kunjungan Kerja di Kecamatan Menyuke

Parlementaria

Heri Saman Menghadiri Kegiatan Audisi Pesparani Kabupaten Landak oleh Tim Audisi LP3KD Provinsi Kalimantan Barat

Parlementaria

Komisi B DPRD Landak Mengadakan Rapat Bersama OPD Landak Mengenai Kelanjutan Program Strategis Nasional KIM

Parlementaria

Heri Saman Menghadiri Upacara HUT Bhayangkara Ke-77 di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Landak

Parlementaria

Heri Saman Menghadiri Penutupan TOMK – II Se-Paroki Dolorosa Jelimpo
error: Content is protected !!