Home / Nasional

Selasa, 22 September 2020 - 20:44 WIB

Nakes Mohon Pilkada Serentak Ditunda ke Jokowi

Jakarta  – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) meminta PresidenJoko Widodo dan para pemangku kepentingan untuk menunda Pilkada Serentak 2020 selama pandemi Covid-19 belum terkendali.

Ketua Umum DPP PPNI Harif Fadillah mengatakan pilkada sangat berpotensi mengundang kerumunan selama masa kampanye. Padahal kerumunan jadi salah satu sarana penyebaran virus corona.

“Kalau memungkinkan ditunda dengan ekses yang lebih besar terhadap kelangsungan bangsa, tidak ada salahnya ditunda,” kata Harif saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (22/9).

Harif mempertanyakan selama ini pemerintah menggencarkan kampanye protokol kesehatan. Namun saat ini berencana menggelar pesta demokrasi di 270 daerah yang hampir pasti mengundang kerumunan.

Baca juga  Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sedikitnya 14 Tewas

Dia menyampaikan kekhawatiran gelombang baru Covid-19 akibat pilkada. Hal itu dapat menambah beban para tenaga kesehatan yang sudah berjuang hampir tujuh bulan.

Harif juga sebelumnya mengungkap sebanyak 85 perawat meninggal dunia karena Covid-19. Di saat yang sama, ada 3.019 perawat di DKI, Jatim, Sulsel, dan Bali yang terpapar Covid-19.

“Fasilitas kesehatan yang terbatas, jumlah tenaga kesehatan yang terbatas. Sementara kalau jumlahnya naik terus kan beban bertambah,” tuturnya.Sebelumnya, pemerintah, DPR, dan penyelenggara pemilu sepakat untuk tetap menggelar Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember. Rapat itu dilakukan setelah desakan penundaan pilkada menguat.

Baca juga  Pangdam XII/Tpr Ikuti Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah Prov. Kalbar Jelang HKBN 2023

Presiden Joko Widodo bahkan menegaskan pilkada tetap digelar di tengah pandemi. Lewat Juru Bicara Fadjroel, ia mengatasnamakan hak konstitusi rakyat untuk tetap menggelar pilkada.

“Pilkada 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih,” ucap Fadjroel dalam keterangan yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (21/9).

(CNNI)

Share :

Baca Juga

Nasional

Airlangga Jelaskan Alasan Pemerintah Selamatkan Sritex

Nasional

Respons Menohok Anies Ketika Jokowi Ikut-ikutan Komentari Debat Capres

Nasional

Presiden dan Jajaran Kabinet Bayar Zakat Lewat Baznas

Nasional

Aturan Baru, PNS Kini Dilarang Sakit

Nasional

Terungkap Misi Kunjungan Prabowo ke Pimpinan Negara

Nasional

Setara Institute: MK Sedianya Segera Putuskan Soal Gugatan Batas Usia Capres/Cawapres

Nasional

Gebrakan Baru Presiden Prabowo! Kemenag Tak Lagi Kelola Jamaah Haji

Nasional

Dua Pelukis Afghanistan Memilih Tinggal di Indonesia
error: Content is protected !!