Home / Politik

Kamis, 24 September 2020 - 10:02 WIB

Bekas Calon Menteri Jokowi Lawan Jagoan PDIP

Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara telah menerima pendaftaran tiga pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur dalam pilkada serentak 2020 mendatang.

Mereka adalah pasangan Olly Dondokambey-Steven Octavianus Estefanus Kandouw, Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar, dan Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Corneles Mamengko Runtuwene

Ketiga paslon tersebut bakal menjadi rival dalam Pilkada 9 Desember mendatang. Ketiga pasangan ini didominasi para petahana kepala daerah, mulai dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, hingga tokoh keagamaan.

Olly-Steven

Pasangan petahana ini diusung enam partai, yakni PDIP, Gerindra, PSI, PPP, PKB, dan Perindo. Olly Dondokambey merupakan petahana Gubernur yang saat ini masih menjabat aktif sebagai orang nomor satu di Sulut.

Olly, yang lahir pada 1961 silam, mengawali karirnya di DPR sebagai anggota fraksi PDIP periode DPR 2004-2009. Saat itu dia dipercaya menjadi anggota Komisi XI, dan naik jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi XI setahun setelahnya.

Mantan anggota DPR yang sekarang menjabat Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (bmelat) saat usai diperiksa penyidik di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa 9 Januari 2018.CNN Indonesia/ Andry Novelino Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey maju kembali sebagai calon petahana di Pilgub Sulut 2020 (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Lihat juga: Pilkada Surabaya, Jenderal Polri vs Kader Baru PDIP

Kembali menjadi anggota legislatif hingga periode 2014-2019. Dia juga sempat didapuk menjadi Bendahara Umum DPP PDIP selama enam tahun.

Baca juga  Kanit Binmas Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Gereja Santo Thomas

Sedangkan Steven merupakan Wakil Gubernur Petahana Sulut yang meniti karirnya di kancah perpolitikan mulai 2004 lalu.

Dalam dua periode, Steven menjabat sebagai anggota DPRD Sulut. Sebelum menempati posisi Wakil Gubernur pada 2016, setahun sebelumnya ia juga sempat didapuk menjadi Ketua DPRD Sulut.

Steven merupakan kader PDIP yang juga aktif di berbagai organisasi, ia pernah menjabat sebagai Bendahara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulut, hingga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut.

Christiany-Sehan

Christiany alias Tetty Paruntu merupakan Bupati aktif Minahasa Selatan yang mencalonkan sebagai Gubernur Sulut pada Pilkada mendatang. Menjabat sebagai bupati Minahasa Selatan periode 2010-2015 dan 2016-2021.

Dalam masa kepemimpinannya, ia pernah dua kali dipanggil KPK terkait kasus korupsi distribusi pupuk pada 2019 lalu. Tetty dipanggil menjadi saksi dalam kasus yang menjerat mantan anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Tetty sempat menimbulkan pertanyaan publik usai hadir jelang pengumuman Menteri Kabinet Joko Widodo-Maruf Amin, 21 Oktober 2019 lalu. Publik yang mengira Tetty bakal menjadi menteri seperti tokoh-tokoh yang hadir di Istana ketika itu.

Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10). Ia datang jelang pengumuman menteri oleh Presiden Joko Widodo.Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu pernah masuk dalam bursa menteri pada 2019 lalu, namun dicoret karena pernah diperiksa KPK. KIni dia maju sebagai calon gubernur Sulawesi Utara (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi)

Baca juga  Hari Jadi Polwan ke-77, Polwan Polres Landak Berbagi Kepedulian untuk Warga

Lihat juga: Istana Akui Coret Tetty Karena Pernah Diperiksa KPK

Menurut Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman, Tetty dicoret di menit akhir karena rekam jejaknya pernah diperiksa KPK. Di Pilkada Sulut, Tetty mendapat dukungan tiga partai politik, yaitu Golkar, PAN, dan Demokrat.

Sedangkan, Sehan Salim Landjar merupakan Bupati aktif Bolang Mongondow Timur (Boltim) Sulut. Sehan menjabat sebagai Bupati untuk dua periode kepemimpinan. Pria kelahiran 1963 ini juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten gorontalo periode 2004-2009.

Vonnie-Hendry

Vonnie Anneke Panambunan merupakan Bupati aktif Minahasa Utara. Sebelumnya sudah pernah berada di posisi serupa di masa kepemimpinan periode 2005-2008.

Wanita kelahiran tahun 1961 ini dalam kiprah politiknya sempat tersandung beberapa kasus. Seperti pada tahun 2008 lalu, Vonnie divonis bersalah dan dihukum 1 tahun 6 bulan penjara, terkait kasus korupsi proyek Bandara Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Sedangkan, calon Wakil Gubernur, Hendry Corneles Mamengko Runtuwene lebih dikenal sebagai pendeta dan dosen Teologi di Universitas Kristen Tomohon (UKIT).

Pria kelahiran tahun 1970 ini juga sempat menjabat sebagai Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM periode 2014-2018.

Vonnie dan Hendry maju Pilkada 2020 dengan mendapat sokongan dari dua partai, yakni Nasdem dan PKS. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Politik

Anis Matta : Ramadhan adalah Saat yang Tepat untuk Bicarakan Koalisi Rekonsiliasi

Politik

Hasto PDIP Ungkap 3 Instruksi Megawati, Seluruh Kader Wajib Melaksanakan

Politik

Cawapres Diminta Serius Tunjukan Visi Misi, Bukan Hanya “Gimmick”

Politik

Sambut Verifikasi Faktual, Partai Gelora Gelar Rakornas antara DPN dengan DPW dan DPD

Politik

Pemerintah Perlu Antisipasi Terjadinya ‘Silent Pandemi’ Agar Tidak Terjadi Sumber Kepanikan Baru di Masyarakat

Politik

Diam-diam Ada Partai Politik Segera Gabung Dukung Prabowo Jelang Pilpres,Elite PAN Beri Bocoran

Politik

Pengurus Golkar 2024 Baru Akan Segera Diumumkan,Update Isu Terkini Jokowi Masuk Partai Beringin

Politik

Gelar OK Gelora, Partai Gelora Pertemukan Gagasan Masyarakat untuk Jadikan Indonesia Kekuatan Lima Dunia
error: Content is protected !!