Home / Pemda Landak

Senin, 23 November 2020 - 16:36 WIB

Pemkab Landak Peringkat 1 se-Kalbar dan Peringkat 5 se-Kalimantan Dalam Pengendalian Inflasi

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengucapkan syukur atas penilaian yang sangat baik dari Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) pusat, dimana Landak pada tahun ini menjadi kabupaten terbaik di Kalbar dalam pengendalian inflasi daerah, meski sedang menghadapi pandemi COVID-19.

“Berdasarkan hasil penilaian TPIP Kabupaten Landak berada pada urutan ke-5 untuk kategori Kabupaten non-IHK se-Kalimantan dengan total nilai 84,75. Dari hasil penilaian itu juga, Landak berada pada urutan1 dari 12 kabupaten non IHK se-Kalbar,” kata Karolin, senin (23/11/20).

perolehan tersebut berdasarkan hasil penilaian TPID award tahun 2020 pada Rakornas pengendalian inflasi yang dilaksanakan tanggal 22 Oktober 2020 lalu.

“Ini tentu menjadi motivasi bagi kita untuk bisa bergerak lebih baik lagi ke depan. Untuk itu, Saya mengajak kepada semua SKPD dan instansi vertikal lainnya yang ada di Landak agar bisa mempertahankan dan meningkatkan hasil yang telah didapat tersebut,” ungkap Karolin.

Baca juga  Jokowi Boyong Sudaryono ke Istana, Amankan Duet Kaesang-Ahmad Luthfi di Jateng?

Karolin mengatakan Pemkab Landak telah berupaya semaksimal mungkin untuk menekan angka inflasi di Kabupaten Landak.

“Semoga dapat kami tingkatkan lagi berbagai upaya pengendalian inflasi sesuai arahan Bapak Presiden apalagi dalam masa pandemi COVID-19 dimana pertumbuhan ekonomi tidak optimal, sehingga masyarakat tetap dapat mempertahankan daya beli dalam situsi ekonomi yang sulit ini,” terang Karolin yagn juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat.

Karolin menjelaskan, inflasi yang rendah dan stabil merupakan prasyarat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, sumber tekanan inflasi tidak hanya berasal dari sisi permintaan yang dapat dikelola oleh Bank Indonesia.

Baca juga  Polsek Menyuke Laksanakan Kegiatan Operasi Pekat Tahun 2020

Menurut Karolin untuk mencapai inflasi yang rendah, pengendalian inflasi memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas instansi, yakni antara Bank Indonesia dengan Pemerintah. Diharapkan dengan adanya harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan tersebut, inflasi yang rendah dan stabil dapat tercapai yang pada gilirannya mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Menyadari pentingnya peran koordinasi dalam rangka pencapaian inflasi yang rendah dan stabil, Pemerintah dan Bank Indonesia membentuk Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi (TPI) di level pusat sejak tahun 2005 dan sejauh ini kita bisa bersinergi dengan baik dalam menjaga inflasi di daerah Landak,” jelas Karolin.

Penulis: MC

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Anggota Polsek Bagi-Bagi Benih Kacang Panjang &  Cabe Cakra

Pemda Landak

Staf Ahli Bupati Landak Buka Seminar Penyusuanan Analisis Makro Perekonomian Kabupaten Landak Tahun 2022

Pemda Landak

Wabup Heriadi Dukung Tes Urine Eselon II, III dan IV

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Acara Penyerahan Alsintan Tahun Anggaran 2023

Pemda Landak

Pemkab Landak Raih Predikat Zonasi Hijau Opini Kualitas Tinggi Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024

Pemda Landak

Meriahkan Ulang Tahun, Pemkab Landak Siapkan 60 lapak bagi PKL

Pemda Landak

Khairussalam jadi Ketua RT 14 Desa Raja, Gantikan Kundori

Pemda Landak

Sekda Landak Launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Kabupaten Landak
error: Content is protected !!