Mempawah Hulu – Sosok pria bujang ditemukan meninggal dunia gantung diri berinisial At (33 tahun) di Dusun Karasik Desa Sailo Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak. Minggu (20/12/20).
Dari keterangan ibunya Berta bahwa anaknya keluar rumah tidak di ketahui sekitar jam 12.30 wib sampai jam 14.00 wib tidak pulang ke rumah kemudian di cari oleh keluarganya di sekitar rumah sampai kesungai tidak di temukan,sekitar jam 17.00 wib di temukan gantung diri di rumah neneknya di samping rumah orang tuanya.
Dari keterangan saksi, Ahiung adik kandung korban mengatakan yang pertama kali menemukan korban tersebut adalah neneknya Sumin di bagian dapur rumahnya.
Menurut Ahiung nenek nya tidak bisa melihat dan hanya bisa meraba-raba.
Saat nenek kedapur nenek menemukan seperti sosok manusia setelah diraba-raba diajak komonikasi tidak ada jawaban. Kemudian nenek keluar memanggil saya nenek bilang sepertinya didapur ada orang, setelah itu saya langsung mengecek dan menemukan abang saya sdra.AT sudah meninggal dunia dalam keadaan tergantung di tali menggunakan tali tas.ucapnya
Dari kondisi fisik jenasah tersebut yang dilihat terdapat bekas tali di leher, korban meninggal gantung diri sekitar pukul 13.30 wib maka dari itu keluarga jenazah tidak membawa ienazah ke Puskesmas atau Rumah Sakit untuk diperiksa.
Setelah ditemukan mayat tersebut keluarganya menerangkan tidak ada menemukan bekas luka ataupun bekas benda tumpul lainya di bagian tubuhnya, diduga AT tersebut meninggal akibat bunuh diri / gantung diri yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia.
Kapolsek Mempawah Hulu IPTU. Asep Tabroni saat dikompirmasi membenarkan kejadian tersebut.
Mendapat informasi dari warga masyarakat Pada hari minggu tanggal 20 Desember 2020 pukul:17.30 wib ,
Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk mendatangi rumah Alm AT untuk mencari keterangan dari keluarga dan warga disekitarnya.ucapnya
Menurut keterangan keluarga Sdra.Alam selaku orang tua korban menduga bahwa anaknya ini meninggal akibat Depresi karena sakit sekitar 5 bulan setelah pulang kerja dari ketapang.
Penulis: Widi









