PAHAUMAN – Masyarakat Dusun Teridak Rt.003 Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabuapten Landak Kalimantan Barat. Selasa (09/02/21), pagi sekira pukul 08.50, dibuat gegar, pasalnya ditemukan seorang perempuan gantung diri di pohon Jambu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pada hari Selasa tanggal Februari 2021 sekitar pukul 06.00 Wib. Saksi bernama Sirim Ala We Sesel keluar rumah untuk memberi makan ternak Babi nya dibelakang rumahnya.
Kemudian melihat di pohon Jambu yang berjarak sekitar 5 meter terlihat ada manusia yang tergantung. Merasa ketakutan ia kemudian berteriak serta memberi tahu suaminya kemudian ia akhirnya pingsan
Saksi lainnya, Amas Als Pak Sesel sekitar jam 06.00 Wib masih di dalam rumah dan rencana akan menoreh Karet. Karena terkejut melihat Istrinya berteriak kemudian saksi keluar rumah dan menanyakan istrinya ada apa kemudian istri menjawab ada orang tergantung di pohon jambu. Tidak lama istrinya langsung pingsan, kemudian Amas berteriak minta tolong dan membawa istrinya ke dalam rumah.
Selang beberapa saat kemudian keluar lagi melihat ke pohon jambu dan melihat keponakannya sudah tergantung di pohon jambu.
Amas memuluk kaki yang tergantung guna menahan agar tidak tergantung kemudian datang Saksi an. Aleman memotong tali gantung yang terbuat dari Kulit Kayu kemudian Korban di turunkan dan di bawa ke rumah orang tuanya yang berjarak 10 Meter dari TKP
Atas kejadian itu pihak Polsek Sengah Temila Kabupaten Landak terus melakukan penyidikan dan mengunpulkan bukti-bukti dilapangan.
Kapolres Landak AKBP. Ade Kuncoro Ridwan SIK melalui Kapolsek Sengah Temila IPDA. Yulianus Van Chanel. TK, S.I.P kepada media ini mengatakan korban gantung diri ini murni kasusnya gantung diri melalui pemeriksaan medis bersama dokter tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban.
“Dari pihak kita juga menemukan ada postingan korban di media sosialnya yang menyatakan “Mati’. Masalah ini akan kita dalami terus sampai selesai,” kata Yulianus Van Chanel.
Adapun bukti yang berhasil dihimpun pertama korban bernama Wina Susanti anak Hendrikus Pilen. Lahir di Terindak pada tanggal 03 – 02 – 2002. Beragama Katholik, Tamat SMPN, Dusun Terindak Rt. 003 Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak
Kemudian Wina Susanti terakhir terlihat oleh orang tuanya keluar dari rumah sekitar pukul 21.00 Wib guna ngumpul dengan teman-teman sekampungnya.
Sekitar pukul 23.00 Wib ada warga masyarakat yang melihat Almarhum Wina Susanti Pulang ke arah rumahnya.
Ditubuh korban dari hasil pemeriksaan medis tidak di temukan tanda-tanda kekerasan sehingga murni gantung diri.
Hadir dilokasi TKP Kapolsek Sengah Temila IPDA. Yulianus Van Chanel. TK, S.I.P, Puskesmas Senakin dr. Windy, Kades Aur Sampuk Ruspiandi, personil Polsek Sengah Temila sebanyak sebanyak 5 Personil, Kadus Terindak, Orang Tua yang gantung diri dan pihak keluarga yang gantung diri. (Hrn)









