Home / Internasional

Selasa, 6 April 2021 - 09:28 WIB

Saudi Beri Izin Umrah untuk Jamaah Sudah Divaksin Covid

JAKARTA – Pemerintah Arab Saudi, pada Senin (5/4), memberikan izin umrah mulai awal Ramadan dan hanya untuk jemaah yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan dalam pernyataannya bahwa ada tiga jenis orang yang dianggap sudah “imun”.

Mereka adalah yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19; mendapatkan sebuah dosis vaksin setidaknya 14 hari sebelum umrah; dan mereka yang telah sembuh dari Covid-19.

Hanya ketiga jenis jemaah tersebut yang akan mendapatkan izin untuk melaksanakan umrah, termasuk hadir dan beribadah di Masjidil Haram Makkah.

Persyaratan itu juga berlaku untuk jemaah yang ingin memasuki wilayah Masid Nabawi di Madinah.

Kementerian mengatakan kebijakan tersebut akan dimulai pada Ramadan, yang diprediksi dimulai pekan depan. Namun belum diketahui kebijakan itu akan diberlakukan sampai kapan.

Baca juga  Jutaan Warga AS Terancam Diusir dari Rumah

Belum jelas pula apakah kebijakan yang muncul di tengah peningkatan kasus Covid-19 di negara tersebut akan diperpanjang hingga musim haji tahun ini.

Pada Juli 2020, Arab Saudi menggelar ibadah haji terbatas dan menjadi kegiatan haji dengan jumlah terkecil dalam sejarah dunia modern karena pandemi Covid-19.

Kala itu, hanya 10 ribu muslim warga Arab Saudi yang diizinkan untuk berhaji. Jumlah itu amat sedikit bila dibandingkan haji pada kondisi biasanya yang mampu melibatkan hingga 2,5 juta muslim dari seluruh dunia.

Kebijakan kuota untuk haji tahun ini juga belum dipastikan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Baca juga  Labubu, Dari Tato Sampai Rela Antri dan Rebutan Boneka Lucu

Meski begitu, menurut laporan media pro-pemerintah Okaz, hanya jemaah yang sudah mendapatkan vaksin yang mungkin diizinkan berhaji pada tahun ini.

Pada Oktober 2020, Pemerintah Arab Saudi membuka Masjidil Haram untuk jemaah untuk pertama kalinya usai tujuh bulan ditutup karena pandemi.

Pembukaan itu juga sebagai langkah relaksasi pembatasan akibat pandemi dan memungkinkan sebagian pihak melaksanakan umrah.

Kegiatan umrah biasanya menarik jutaan muslim dari seluruh dunia setiap tahunnya. Pihak pemerintah setempat menyebut umrah akan kembali diberlakukan ke kapasitas penuh begitu ancaman pandemi mereda.  (CNNI)                                                                                

Share :

Baca Juga

Internasional

Sekjen PBB Desak Dunia Kembali Pada Deklarasi HAM

Internasional

Anak-anak Myanmar Tewas dalam Serangan Jet Tempur Militer

Internasional

Wah ….Gawat: Perusahaan-perusahaan Internasional Berhenti Beli Sawit Indonesia

Internasional

Laporan Partai Republik AS Sebut Virus Corona Bocor dari Laboratorium China

Internasional

Dokumen Bocor Tunjukkan Keraguan Facebook Membatasi Konten Perpecahan di India

Internasional

Pakar: Keberagaman Agama dan Etnisitas Harus Dipelihara dan Dipromosikan

Internasional

Nakes Iran Enggan Disuntik Vaksin Corona Rusia

Internasional

Paus Mohon Masyarakat Internasional Bantu Migran
error: Content is protected !!