Home / Kalbar

Jumat, 18 Juni 2021 - 06:47 WIB

Pemkab Sanggau Raih Peringkat Tiga Pengelolaan Fisik DAK

SANGGAU – Pemerintah Kabupaten Sanggau meraih penghargaan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Kalbar sebagai pemerintah daerah terbaik ketiga dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun 2020 di Kalbar.

 

Mewakili Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalbar, piagam penghargaan itu diserahkan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Sanggau Bulus Lumban Gaol kepada Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Rabu, (16/6/2021).

Kepala KPPN Sanggau, Bulus Lumban Gaol mengatakan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan dalam hal ini Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Barat telah melakukan penilaian penyaluran DAK fisik tahun 2020. Dari 13 kabupaten/kota di Kalbar, Kabupaten Sanggau dalam penyaluran DAK fisik tahun 2020 meraih peringkat ketiga.

Baca juga  Infeksi COVID-19 Melonjak, Korsel di Ambang ‘Lockdown’ Besar-Besaran

Ia menyebut, DAK fisik tahun 2020 hampir semuanya tersalurkan di Kabupaten Sanggau. “Jadi piagam penghargaan itu yang kami berikan kepada Pak Bupati tadi. Kami berharap, tahun 2021 penyaluran DAK fisik juga semakin baik, sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

Baca juga  Hadiri Perayaan Waisak, Cagub Karolin Harapkan Kalbar Yang Selalu Damai Dengan Multi Etnis

Lebih lanjut ia menerangkan, penilaian ini termasuk kecepatan penyampaian kontrak, jumlah yang dikontrakkan dan juga persentase penyaluran. “Jadi kalau ada satu kontrak yang tidak diselesaikan, maka menjadi pengurang pada pemerintah daerah tersebut,” pungkasnya. (SB)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Sepakat Pilkada 9 Desember 2020, Ini Tanggapan Cornelis

Kalbar

Kejar Target, Penyuluh Jangan Gagap Teknologi

Kalbar

Gara-Gara Judi Ortu Gadai Anak Ke Bandar

Kalbar

Tekan Pandemi, Pemkab Kubu Raya Pesan GeNose

Kalbar

Masyarakat Jawa di Sengah Temila Siap Menangkan Karolin-Gidot

Kalbar

Karolin Optimalkan e-Budgeting Untuk Cegah Korupsi

Kalbar

Moeldoko dan Karolin Sepakat Gunakan Pupuk Organik Atasi Kelangkaan dan Mahalnya Pupuk

Kalbar

Refleksi Pendidikan 2025: Saatnya Negara Serius Menentukan Guru Kelas Rendah
error: Content is protected !!