Sanggau, Sabtu (26/6/21) – Upaya mencegah masuknya barang ilegal berhasil dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti. Kali ini saat patroli rutin personel Satgas menggagalkan penyelundupan puluhan botol minuman keras di wilayah perbatasan tepatnya di Desa Guna Banir, Sekayam, Sanggau.
Sebanyak 60 botol miras asal Malaysia diamankan oleh personel Pos Pamtas Guna Banir yang dipimpin oleh Letda Inf Surono melaksanakan patroli keamanan di jalan tikus perbatasan pada hari Kamis malam.
Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P., di Pos Kotis Entikong mengungkapkan, personel Pos Pamtas saat patroli secara tidak diduga menemukan tiga buah karung mencurigakan yang di taruh pada semak-semak sekitar jalur tidak resmi perbatasan RI-Malaysia.
“Ketika diperiksa karung tersebut berisi 46 botol miras asal Malaysia jenis Gin Tanduk dan 14 jenis Brandy, dengan total 60 botol yang diamankan,” ungkap Dansatgas.
![]()
“Untuk barang bukti minuman keras saat ini sudah kami serahkan kepada pihak Bea Cukai Segumun,” tambah Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P.
Dansatgas menghimbau kepada masyarakat agar bersama-sama memberantas masuknya Miras ilegal di wilayah perbatasan RI-Malaysia dengan cara tidak memperjualbelikan dan mengkonsumsi Miras, karena hal tersebut dapat menyebabkan dampak yang negatif.
“Kita akan rutin dan terus gencar melaksanakan upaya-upaya untuk mencegah penyelundupan Miras ilegal maupun barang ilegal lainnya dengan melakukan patroli dan pemeriksaan yang lebih intensif di wilayah-wilayah berpotensi terjadinya kegiatan penyelundupan,” himbaunya mengakhiri. (Pendam XII/Tpr)
[12:57, 6/27/2021] Fauzi: Pangdam XII/Tpr Bersama Gubernur Tinjau Vaksinasi di Istana Kadariah
Pontianak, Minggu (27/6/21) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad bersama Gubernur Provinsi Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, meninjau pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 di Istana Kadariah, Kampung Dalam Bugis, Pontianak Timur, Kota Pontianak.
Dalam peninjauan vaksinasi, kedua pejabat ini didampingi Kadinkes Prov. Kalbar, dr. Harisson, Dandim 1207/Ptk, Kolonel Inf Jajang Kurniawan, S.IP., M.M beserta Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Leo Triwibowo.
Kegiatan vaksinasi di Istana Kadariah ini diikuti langsung oleh Sultan Pontianak, Syarif Machmud Melvin Alkadrie. Vaksinasi massal ini juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar Istana Kadariah serta masyarakat umum lainnya.
Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji dalam kesempatan tersebut mengucapkan terimakasih kepada Kesultanan Pontianak atas kerjasama dalam pelaksanaan vaksinasi.
“Saya berterima kasih, ini menunjukkan bahwa kita memvaksin di semua lapisan masyarakat manapun,” ucapnya.
Selanjutnya Gubernur mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi di Istana Kadariah targetnya sebanyak banyaknya masyarakat akan dilayani.
“Target kita hari ini sebanyak banyaknya masyarakat,” kata H. Sutarmidji.
Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam peninjauan tersebut mengingatkan kepada masyarakat yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Bapak Ibu meskipun sudah divaksin harus tetap mematuhi protkes. Tetap pakai masker, menjauhi kerumunan dan rajin mencuci tangan,” pesan Pangdam kepada masyarakat.
Sedangkan Sultan Pontianak, Syarif Machmud Melvin Alkadrie mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut kerjasama Istana Kadriah dengan Pemprov, Kodam XII/Tpr dan Polda Kalbar.
“Alhamdulilah bersinergi semua kita melaksanakan vaksinasi. Ini untuk masyarakat juga, untuk kita menangkal dari virus yang merebak saat ini,” katanya.
Selanjutnya Sultan Pontianak yang ke-9 ini berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak mendengar dan mempercayai isu – isu yang tidak baik atau hoaks terkait dengan vaksin.
“Saya pribadi sudah menggunakan vaksin ini. Insyaallah masyarakat akan ikut sama – sama mencegah dari virus ini dengan ikut vaksin,” harap Sultan Syarif Machmud Melvin Alkadrie. (Pendam XII/Tpr)









