Home / Pemda Landak

Senin, 27 September 2021 - 17:13 WIB

Terhambat Data Aplikasi Yang Tidak Sinkron, Landak Tidak Mendapatkan Kuota Vaksin

LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa untuk minggu ke 4 september ini Kabupaten Landak tidak mendapatkan kouta vaksinasi dari Provinsi Kalimantan Barat yang dikarenakan ada masih stok yang tersimpan menurut data aplikasi Pcare maupun aplikasi SMILE.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Landak saat menerima kunjungan dari tim monitoring percepatan vaksinasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk Kabupaten Landak yang di pimpin oleh Heronimus Hero yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalimantan Barat bertempat di Pendopo Bupati Landak, senin (27/09/21).

“Tidak updatenya aplikasi Pcare dan aplikasi SMILE yang merupakan aplikasi untuk memonitor perkembangan vaksinasi, sebagai contoh saja pada aplikasi Pcare vaksinasi pelajar di Kabupaten Landak tercatat 400 peserta sementara pada faktanya kita sudah melakukan 6000 pelajar sudah tervaksin,”

Baca juga  Bupati Landak Resmikan Groundbreaking Dapur SPPG untuk Perluas Manfaat Program MBG

Bupati Karolin menjelaskan bahwa tidak sinkronnya antara data dilapangan dengan aplikasi SMILE yang mana di aplikasi tersebut menyebutkan masih ada 11.000 vaksin di Kabupaten Landak yang masih belum digunakan, namun fakta dilapangan vaksin tersbut sudah habis digunakan.

“Kami sudah melakukan pengecekan dan saat ini tim dari provinsi juga sudah melakukan pengecekan di gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Landak bahwa hal tersebut tidak benar, Kami hanya menyimpan kurang lebih sekitar 500 dosis Moderna untuk vaksin kedua. Dengan tidak sinkron tersebut pada minggu ke 4 ini Kami tidak mendapatkan jatah vaksin dari provinsi,” terang Karolin.

Ketua Tim Monitoring Percepatan Vaksinasi Provinsi Kalimantan Barat untuk daerah Kabupaten Landak Heronimus Hero mengatakan bahwa memang ada beberapa kendala yang dihadapi Kabupaten Landak dalam percepatan vaksinasi tersebut salah satunya adalah kekeliruan data yang ada di aplikasi dan dilapangan.

Baca juga  Bupati Landak Beri Bantuan Korban Kebakaran Dusun Keranji Mancal 

“Landak saat ini Vaksinasinya bru berjalan 12 persen yang dikarenakan kesiapan vaksinnya yang kurang karena tidak sinkronnya data di aplikasi dan dilapangan. Berdasarkan informasi dari Bupati Landak bahwa ada momen tertentu animo masyarakat luar biasa tetapi vaksin yang tersedia hanya 200 dosis saja, nah disinilah tujuan kita sebagai tim untuk menjembatani agar percepatan vaksinasi di Kabupaten Landak benar-benar tercapai,” ungkap Hero.

Penulis: MC

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Pemuda Dan Remaja Masjid Nurul Iman Dusun Tanjung Selancar Gelar Peringatan 1 Muharram 1441 H

Pemda Landak

Masuk Masa Tenang,  Bawaslu Dan Sat Pol PP Tertibkan APK

Pemda Landak

Hadiri Pemberkatan Gereja Stasi Dano, Bupati Karolin Tekankan Pentingnya Sekolah dan Karakter

Pemda Landak

Pemkab Landak Serahkan Bantuan Benih Padi Kepada Poktan Sengah Temila

Pemda Landak

Pemkab Landak Sampaikan 3 Raperda Pada Rapat Paripurna Ke-27

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Buka Secara Resmi Festival Naik Dango ke-38

Pemda Landak

Jelang HUT Ke-20, Pemkab Landak Adakan Berbagai Macam Perlombaan

Pemda Landak

Polri Peduli Penghijauan, Bupati Landak Ikut Tanam Pohon
error: Content is protected !!