Ngabang, Landak – Tim Peneliti STIK Lemdiklat Mabes Polri melaksanakan kunjungan kerja ke Mapolres Landak dalam rangka membuka dialog bersama tokoh masyarakat dan Polres Landak mengenai Sinergitas Polisi – Masyarakat dalam Pencegahan Potensi Radikalisme, Selasa (26/10).
Tim Peneliti STIK Lemdiklat Polri yang dipimpin oleh Kombes Pol Hendro Wahyudin, S.I.K. ini tiba di Polres Landak pada pukul 11.00 Wib dan disambut langsung oleh Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina, S.I.K, S.H., M.H. di Mako Polres Landak.
Kegiatan ini dihadiri oleh PJU Polres Landak, Kapolsek dan Perwakilan Bhabinkamtibmas serta perwakilan Tokoh Masyarakat Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda yang ada di Kabupaten Landak.
Kombes Pol Hendro Wahyudin dalam sambutannya menerangkan bahwa tujuan dari kegiatan penelitian ini adalah sebagai langkah Polri dalam mempelajari bagaimana potensi radikalisme disetiap wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tentunya akan menjadi bahan penelitan untuk mencegah potensi – potensi radikalisme yang ada.
“Tujuan dari kegiatan kami ini adalah untuk mencari kebenaran dan faktur apa yang menjadi penyebab timbulnya bibit – bibit radikalisme di masyarakat, serta agar kita tahu bagaimana masyarakat dan Polri khususnya di Satuan Kewilayahan memandang radikalismeini sendiri” ujarnya.
Dijelaskan kembali olehnya bahwa sanya harus ada sinergi antara masyarakat dan Polri untuk mencegah potensi radikalisme ini menjadi radikalisme yang nyata
“kita harus bisa menganalisa potensi apa saja yang dapat menyebabkan timbulnya radikalisme, dan seberapa kuat kita utk menangkalnya serta bagaimana sinergis Polri dan Masyarakat tentunya agar tidak berkembang ini potensi radikalisme” imbuhnya.
Badinarta selaku ketua Pokdar Kamtibmas mengapresiasi kegiatan diskusi yang diselenggarakan oleh STIK Lemdiklat Polri ini.
“Saya mewakili teman – teman yang ada disini sungguh sangat mengapresiasi langkah dan upaya Polri dalam mencegah radikalisme, khususnya di Kabupaten Landak dan dapat kami sampaikan bahwa di Kabupaten Landak sendiri untuk potensi radikalisme memang ada, namun kami selaku elemen masyarakat baiknya tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda bersama bapak – bapak Polisi khususnya Bhabinkamtibmas sudah menjalin kerjasama yang baik suntuk menekan potensi radikalisme yang ada” ucapnya kepada Tim Peneliti.
Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama dan makan siang di Mako Polres Landak.
Penulis: Anggi Perianto













