Mempawah Hulu (Landak News) – Dalam rangka percepatan Vaksinasi di Mempawah Hulu puskesmas karangan menggelar vaksinasi Covid-19 secara jemput bola atau door to door kepada warga dengan berkeliling langsung menyasar warga yang belum mendapatkan vaksinasi di desa salumang kec Mempawah Hulu Kab Landak. Kamis (3/2/2022).
Kapus Karangan Marta Rahayu yang langsung melaksanakan kegiatan mengatakan puskesmas karangan didampingi Polri dan TNI menggelar vaksinasi door to door, ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat dan upaya pemerintah untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendapatkan vaksinasi.
Ia juga mengatakan, banyak kesibukan warga sehingga belum mendapatkan vaksinasi, dengan ini kami hadir langsung ke lingkungan masyarakat.
“Sebagian warga belum sempat datang ke sentra vaksin yang ada, karena kesibukan kerja dan lainnya. Kami turun langsung datangi warga, ke rumah-rumah,” ucap Marta
Aipda Widi Suryadi yang mengikuti kegiatan mengatakan dalam kegiatan Dengan berkeliling bersama TNI dan petugas nakes Pkm karangan kami mendatangi satu persatu rumah warga untuk mencari warga yang belum divaksin atau yang belum sempat melakukan vaksin karena sibuk bekerja.
Dari pantauan dilapangan masyarakat sangat antusias mengikuti dan mengapresiasi kegiatan vaksinasi door to door karena petugas datang langsung berikan vaksin.
Dalam kegiatan tak lupa Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak takut divaksinasi dikarenakan vaksin aman, sehat dan halal, kami juga mengimbau kepada warganya yang sudah divaksin agar tetap menjaga protokol kesehatan, tetap menggunakan masker dengan baik Jangan beranggapan sudah bebas dari covid-19.
Pj.Kades Salumang Haripin saat pelaksanaan kegiatan mengapresiasi dengan kegiatan vaksinasi tersebut.
Sebelumnya, ia sudah imbau masyarakat untuk datang ke posko layanan vaksinasi yang telah dijadwalkan PKM Karangan. Setelah itu, pihkanya lakukan penyisiran door to door.
Kades Menambahkan Pelaksanaan vaksinasi door to door ini pun di sambut baik oleh warga. Mereka yang tidak mau divaksin dengan berbagai alasan, namun setelah tim memberikan pemahaman, justru banyak warga yang mau divaksin.
Penulis: Widi







