Home / Uncategorized

Senin, 14 Februari 2022 - 09:07 WIB

Anggota DPR Minta Pemerintah Pertimbangkan Anggaran Pembelian Jet Tempur

Sebuah jet F/A-18F Super Hornet terbang di atas USS Gerald R. Ford sebagai kapal induk Angkatan Laut AS. 2017. Pemerintahan Presiden Joe Biden, pada Kamis (10/2), menyetujui penjualan senjata senilai hampir $14 miliar kepada Indonesia.(Foto: Reuters)

Pemerintah diminta mempertimbangkan anggaran pembelian jet tempur dari Amerika dan Prancis di tengah pandemi COVID-19.

Anggota Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan pembelian jet tempur dari Amerika dan Prancis dibutuhkan untuk memperkuat penjagaan wilayah udara Indonesia. Terutama, kata dia, untuk menjaga di wilayah perbatasan seperti Singapura, Malaysia, dan Filipina.Namun, ia mengingatkan pemerintah untuk menghitung kembali anggaran jet tempur di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit akibat pandemi COVID-19.

Sebuah jet tempur Angkatan Laut A.S. lepas landas dari dek A.S. Kapal induk Dwight D. Eisenhower. (Foto: AP)
Sebuah jet tempur Angkatan Laut A.S. lepas landas dari dek A.S. Kapal induk Dwight D. Eisenhower. (Foto: AP)

“Kalau memang dalam perhitungan secara ekonomi masuk, berarti waktunya kita beli. Tapi kalau belum, ya harus dipertimbangkan skemanya seperti apa,” jelas Dave Laksono kepada VOA, Minggu (13/2/2022)

Dave menambahkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pernah memaparkan rencana pembelian alat utama sistem senjata (alutsista) Indonesia kepada DPR. Namun, pemaparan tersebut tidak membahas secara detail pembelian jet tempur dari Amerika dan Prancis ini. Karena itu, kata dia, DPR akan membahas rencana pembelian jet tempur ini pada masa sidang DPR berikutnya.

AS Setujui Penjualan Senjata Penting Senilai $14 Miliar kepada Indonesia

Rencana Anggaran Capai Ratusan Triliun Rupiah

Sementara pengamat pertahanan Connie Rahakundinie Bakrie mempertanyakan pertimbangan Kementerian Pertahanan membeli jet tempur dari Amerika dan Prancis. Sebab, kata dia, rencana anggaran untuk pembelian jet tempur ini mencapai ratusan triliun rupiah.

“Yang bayar kan rakyat, maka sebagai rakyat saya berhak untuk tahu. Ini tentara kita mau dibawa ke mana dan mau apa?” tutur Connie kepada VOA, Minggu (13/2/2022).

Pesawat Rafale Solo Display (RSD) di pangkalan udara Saint-Dizier 113 pada 9 Maret 2021. Indonesia dan Prancis, Kamis (10/2/2022), menandatangani kesepakatan pembelian 6 pesawat tempur Rafale. (Foto: AFP)

BACA JUGA:

RI, Prancis Teken Kesepakatan Pembelian 6 Pesawat Tempur Rafale

Connie menambahkan pembelian jet tempur dari Amerika dan Prancis berpotensi membuat Indonesia dinilai dekat dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dengan demikian, kata dia, Indonesia akan kesulitan mengklaim sebagai negara yang tergabung dalam Gerakan Nonblok dan sulit menciptakan keseimbangan di kawasan.

VOA sudah berusaha menghubungi juru bicara menteri pertahanan soal rencana pembelian jet tempur ini. Namun, belum ada tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Pada Kamis (10/2) pemerintahan Presiden Joe Biden telah menyetujui rencana penjualan 36 jet tempur canggih F-15 dan alutsista hampir $14 miliar kepada Indonesia. Rencana ini menambah daftar belanjaan Indonesia, yang juga sudah sepakat akan membeli 42 jet tempur Dassault Rafale dari Prancis. [sm/em]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Polri

Jelang  Pemilu 2024, Polres Landak Gelar Latihan Sispam Kota di Mapolres Landak

Uncategorized

Cara Jitu Membentuk Perut Rata dalam 30 Hari, Mau Coba?

Uncategorized

Masyarakat Yang Melintas Ke Depan Mako Polsek Di Imbau Untuk Mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Uncategorized

Mendikdasmen: Sepertiga Anak Indonesia Belajar di Sekolah Swasta

Polri

Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Binaan di Desa Sebatih

Uncategorized

Aiptu Tadung Galang Anak Muda Sedang Nongkrong

Polri

Dialog Humanis Polisi–Satpam, Bahas Pencegahan Kejahatan di Mandor

Uncategorized

 Pangdam XII/Tpr Terima Kunjungan Silaturahmi LO Polis Diraja Malaysia
error: Content is protected !!