Home / Kab Landak

Rabu, 20 April 2022 - 21:44 WIB

Naik Dango Ke- XXXVII Kabupaten Landak, dilaksanakan Tanggal  27 April 2022

Upacara Adat Naik Dango dilaksanakan setiap tahun tanggal 27 April

Upacara Adat Naik Dango dilaksanakan setiap tahun tanggal 27 April

NGABANG (LANDAK NEWS) – Panitia Naik Dango ke  XXXVII Tahun 2022  telah melakukan persiapan matang demi suksesnya gawe akbar pada akhir bulan April 2022 di Kabupaten Landak.  Persipan-persiapan itu dimulai sejak 1 bulan yang lalu.

“Persiapan itu mulai dari pembentukan panitia, dan saat sekarang semua seksi sudah mulai melakukan persiapan,” kata Ketua Panitia Naik Dango ke XXXVII Tahun 2022 Kabupaten Landak Hery Mulyadi kepada media ini belum lama lalu.

Dikatakannya, pelaksanaan naik dango tetap akan dilaksanakan pada tanggal 27 April 2022. Namun sebelum pelaksanaan hari H, pada tanggal 26 April 2022. Panitia menyelenggarakan perlombaan terbatas yaitu lomba barenyah baba ro.

“Untuk jumlah peserta dari Kabupaten Landak tetap 13 kecamatan. Perwakilan Kabupaten Mempawah 3 kecamatan, dan Kabupaten Kubu Raya 3 kecamatan. Masing-masing kontingen itu mengirimkan 1 orang putra dan putri pada lomba barenyah baba ro. Kemudian durasi lagunyapun kita batasi,” kata Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak ini.

Baca juga  Karolin Serahkan Jenazah Dapit Kepada Pihak Keluarga

Terpenting, tetap memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes), dimana pelaksanaan akan dilakukan pada siang hari.

“Mudah-mudahan nanti tidak ada kerumunan,” harap Hery Mulyadi.

Hery Mulyadi  mengatakan maksud digelarnya barenyah baba ro tidak lain untuk mengairahkan kembali semangat para seniman-seniman  di tiga kabupaten.

“Pengiat seni, pengiat budaya, sudah lama vakum tidak mengelar kegiatan. Ayo kita kerja dan semangat lagi akar kita tumuh semangat baru,” pintanya.

Disela-sela  itu, ada tarian-tarian ka jubata, tarian ini tidak dilombakan, akan tetapi eksibisi dengan  mengundang sanggar-sanggar se  Kota Ngabang.

“Sudah ada 7 sanggar siap tampil pada acara naik dango nanti. Durasinya pun kita persingkat,  yang tampil hanya penarinya saja. Sedangkan musiknya pakai musik rekaman,” katanya.

Yang terpenting, diselenggarakannya kegiatan ini, melihat sejauh mana uji coba kesiapan pihaknya pada adaptasi kebiasaan baru.

Baca juga  Nasib Richard Eliezer setelah Tak Dilindungi LPSK Gara-Gara Wawancara dengan TV

“Covid-19 sudah melandai makanya kita uji coba. Mampu tidak kita melaksanakan kegiatan-kegiatan ini dengan menyesuaikan kondisi dimasa pandemi covid,” tegasnya.

Selain itu, ada lomba anyaman dan ukiran yang bersifat alami dipertandingan pada acara naik dango. Masing-masing perwakilan kecamatan 1 orang.

“Ini kita gelar sesuai arahan ibu bupati, dan bagaimana potensi UMKM kita di Kabupaten Landak. Anyaman dan ukiran punya nilai jual yang bagus,” bebernya.

Peserta naikdanggo, kata Hery Mulyadi, masih tetap dibatasi, hanya perwakilam-perwakilan kecamatan dan undangan-undangan lain yang diundang.

“Untuk undangan  dan peserta wajib vaksin minimal dosis ke 2, lebih baik lagi jika sudah boster. Jika undangan dan peserta belum melakukan vaksin, panita mohon maaf tidak diijinkan  masuk,” tukasnya. (H)

 

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Perhatikan! Bawaslu Landak Perkuat Pengawasan Kampanye di Media Sosial

Kab Landak

Pengurus FKUB Kabupaten Landak Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai

Kab Landak

Korupsi Dana DD Dan ADD Rp. 427 Juta, Mantan Kades di Kecamatan Sebangki Terancam Penjara 20 Tahun

Kab Landak

INOVASI, SOLUSI DITENGAH EFISIENSI

Kab Landak

Lisanto: H-1 Alat Kelengkapan Harus Sudah Ada di TPS

Kab Landak

IWO dan KPH Landak Siapkan Lokasi Tanam Pohon untuk Pengayaan Ekosistem di lokasi Sekolah Alam

Kab Landak

Keraton Ismahyana Landak Menjadi Salah Satu Ikon Wisata Bersejarah di Kabupaten Landak

Kab Landak

Merawat Kebersamaan, Kemenag Landak Gelar FGD Deteksi Dini Konflik Sosial Keagamaan
error: Content is protected !!