Home / Nasional

Minggu, 1 Mei 2022 - 08:18 WIB

Larangan Ekspor Sawit Indonesia Sebabkan Harga Minyak Melonjak

Seorang pekerja memuat buah kelapa sawit ke truk untuk diproses menjadi minyak sawit (CPO) di sebuah kebun kelapa sawit di Pekanbaru 23 April 2022. (Foto: WAHYUDI / AFP)

Seorang pekerja memuat buah kelapa sawit ke truk untuk diproses menjadi minyak sawit (CPO) di sebuah kebun kelapa sawit di Pekanbaru 23 April 2022. (Foto: WAHYUDI / AFP)

Keputusan Indonesia untuk melarang ekspor minyak kelapa sawit di tengah kelangkaan dalam negeri telah menyebabkan harga minyak goreng melonjak hingga menyentuh level tertinggi baru. Hal itu semakin menekan pasar yang telah terimbas perang di Ukraina dan pemanasan global.

Harga minyak sawit, kedelai, minyak rapa (rapeseed) Eropa dan bahkan minyak kanola Kanada telah mencapai rekor tertinggi, pasca pengumuman Indonesia pada Rabu (27/4).

“Kita telah mengalami masalah dengan kedelai di Amerika Selatan, dengan kanola di Kanada,” kata Philippe Chalmin, profesor ekonomi di Universitas Paris-Dauphine di Prancis. Ia mengatakan kedua tanaman itu telah terimbas kekeringan yang parah.

Baca juga  Dandim 1210/Landak Pimpin Acara Pelepasan Perwira Pindah Satuan dan Penerimaan Perwira Baru Kodim 1210/Landak

Lalu terjadi krisis “bunga matahari di Ukraina” akibat invasi Rusia yang menghancurkan, tambahnya.

Minyak kelapa sawit adalah minyak nabati yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Menurut James Fry, kepala perusahaan konsultasi LMC, produk Indonesia mencakup 35% dari ekspor global.

Menurut pemerintah, larangan ekspor Indonesia bertujuan untuk menurunkan harga di dalam negeri dan mencegah kelangkaan.

Baca juga  Jokowi Klaim Kasus COVID-19 di Jawa dan Bali Mulai Turun

Namun, Chalmin mengatakan langkah itu diambil “pada waktu yang sangat tidak tepat.”

Minyak kelapa sawit, yang banyak digunakan dalam makanan olahan seperti mie instan, juga digunakan dalam produk konsumen lain, seperti produk kecantikan dan kosmetik. [vm/ft]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Nasional

Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, 3 Polisi Luka, Pelaku Tewas

Nasional

Akhirnya Logo IWO Resmi Terdaftar Kepemilikan Merek di Kemenkum

Nasional

Mengolah Ampas Kopi Jadi Berbagai Produk Bernilai Jual

Nasional

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang 2 Pekan, 22 Maret sampai 4 April

Nasional

Forum Kiai Sepuh NU Tegaskan AHWA Bukan Mobilisasi Politik dan Transaksi Dukungan

Nasional

KPK Bantah Sajikan Ubi Busuk pada Lukas Enembe

Nasional

Pembuat Peti Jenazah Mulai Kewalahan Penuhi Pesanan

Nasional

Syeikh Ali Jaber ditikam saat Tabligh di Masjid Falahudin
error: Content is protected !!