Home / Nasional

Jumat, 27 Mei 2022 - 14:31 WIB

Tokoh Agama di Solo Raya Ingin Jaga Kerukunan Umat Beragama

Solo – Solo Raya merupakan wilayah di provinsi Jawa Tengah yang menjadi barometer kebudayaan dan keagamaan di Indonesia.

Untuk itu, perlu tercipta suasana yang sejuk dan damai pasca Idul Fitri 1443 H maupun menjelang pemilu serentak 2024.

Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh sebab itu perlu kerjasama dan bahu membahu dengan elemen masyarakat lainnya seperti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintah.

Tokoh agama dan tokoh masyarakat yang menjadi panutan warga Solo, yakni Ustadz Bambang Sukirno yang juga merupakan anggota Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mengatakan, bahwa relasi tokoh agama dengan masyarakat Solo sampai saat ini cukup mengakar, begitu juga dengan pemerintah setempat.

“Para ulama, habaib dan Ormas Islam di Solo telah bertekat menjaga situasi kamtibmas di wilayah Solo Raya,” kata Ustadz Bambang, Rabu (25/05/22).

Baca juga  Rumah Fatmawati Tempat Rilis Kepengurusan Pengurus Pusat IWO Periode 2023-2028, Ini Maknanya

“Begitu juga dengan Ormas Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dalam kegiatan dakwahnya tetap menyerukan persatuan dan kesatuan bangsa serta menjaga hubungan toleransi dengan penganut agama lainnya,” sambungnya.

Bambang Sukirno juga menyampaikan bahwa tidak perlu ada pertentangan antara NKRI dan Islam. Sebab yang diajarkan adalah taat kepada Allah, Rasul dan ulil amri dalam hal ini pemimpin teritorial maupun ulama.

“Berlebihan merupakan hal yang tidak dianjurkan, bahkan dalam hal beragama sekalipun,” ungkapnya.

Sementara itu, pengajar Ponpes Al Mukkin Ngruki, Ustadz Sholeh Ibrahim mendukung penuh situasi Kamtibmas di wilayah Solo Raya.

Ustadz Sholeh juga menegaskan bahwa dirinya siap bersinergi demi ciptakan suasana sejuk, aman dan damai khususnya menjelang pemilu serentak 2024.

“Kita mengharapkan kedamaian dan kesejukan tetap terjaga di jawa tengah secara khusus di solo raya, oleh sebab itu Pemerintah harus tetap membangun komunikasi yang baik dengan para tokoh dan ulama,” ucapnya.

Baca juga  DPRD Landak Terima Kunker Dari DPRD Ketapang Studi Banding atau Kaji Terap Tentang Perda Perlindungan Masyarakat Adat

Tak lupa, Ustadz Sholeh Ibrahim juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Jawa Tengah untuk selalu menjaga NKRI dari berbagai hantaman dan ancaman yang membahayakan bangsa dengan rasa nasionalisme yang begitu tinggi.

Selain itu, Ia juga meminta untuk selalu menjaga
toleransi beragama serta menolak radikalisme dan Terorisme.

“Dimana pun berada hargai dan hormati setiap privasi ummat beragama dalam melakukan ibadahnya agamanya masing-masing, toleransi dan bersikap sopan santun antar umat beragama,” tegasnya. (R)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sri Mulyani: Peringatan bahwa Ekonomi Dunia dalam Bahaya, Bukan Hal Berlebihan

Nasional

Pengamat: Politik Luar Negeri Bebas Aktif Masih Relevan

Nasional

Harga Bahan Bakar Mahal, Sampah Plastik Jadi Pilihan Industri Makanan

Nasional

Dosen IPB University Ciptakan Baju Antipeluru Dari Tandan Kosong Sawit

Nasional

Kemlu RI Sampaikan Protes Atas Cuitan Dubes Ukraina

Nasional

PBNU dan PP Muhammadiyah Angkat Bicara Soal Jokowi Larang Buka Puasa Bersama

Nasional

Kasus Omicron Melonjak, Pemerintah Belum Akan Terapkan Lockdown

Nasional

KPK Tetapkan Bupati Kebumen Tersangka Dugaan Suap Proyek Pendidikan
error: Content is protected !!